Diungkap, Transaksi Upal Rp 200 Juta di Sentra PKL Karah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tiga tersangka pengedar uang palsu saat dipertunjukkan di depan awak media, dengan barang bukti Rp 200 juta lebih uang palsu. SP/Mahbub Fikri
Tiga tersangka pengedar uang palsu saat dipertunjukkan di depan awak media, dengan barang bukti Rp 200 juta lebih uang palsu. SP/Mahbub Fikri

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kesigapan anggota reskrim Polsek Jambangan begitu sigap. Tiga orang pengedar uang palsu (upal) diamankan Polsek Jambangan, Rabu (20/1/2021). Dari ungkap kasus ini, petugas dapat mengamankan sedikitnya uang palsu senilai Rp 200 juta lebih.

Tiga pelaku yang ditangkap yaitu Warji (45), warga Nganjuk; M Nur Khosim (39); warga Jombang dan Heri Wibowo (44) warga Solo. Mereka ditangkap Unit Reskrim Polsek Jambangan di Sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) Karah, Jambangan, Surabaya saat mengedarkan uang palsu.

Kapolsek Jambangan, Kompol Isharyata mengatakan, terbongkarnya peredaran uang palsu tersebut berawal saat anggotanya melakukan razia protokol kesehatan (prokes) di Sentra PKL Karah pada 4 Desember 2020 malam.

Menurut Isharyata, pada saat itu tersangka Nur Kosim hendak bertransaksi uang palsu pecahan 100 ribu sebanyak 1051 lembar dengan seseorang berinisial S.

"Rencananya uang palsu Rp 105,1 juta itu di jual dengan harga Rp 40 juta uang asli. Namun sebelum terjual, pembeli kabur dan pelaku terlihat mencurigakan," ujar Isharyata, Rabu (20/1/2020).

Setelah dilakukan penggeledahan, anggota polisi menemukan uang palsu pecahan 100 ribuan. Dari hasil pemeriksaan, Nur Kosim mendapatkan uang palsu tersebut dari seseorang bernama Warji yang berada di Nganjuk.

"Setelah dikembangkan, kami mengamankan WJ di daerah Nganjuk. Kepada polisi, WJ mengaku mendapatkan upal tersebut dari seseorang yang berada di Solo," sambung Isharyata.

Usai mendapatkan petunjuk tersebut, tim Unit Reskrim Polsek Jambangan yang dipimpin Iptu Marji Wibowo langsung melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap penyuplai uang palsu asal Solo tersebut.

Dari pengembangan itu, sekitar pukul 23.30 Wib, Senin (11/12/2020), Marji dan timnya menangkap Heri Wibowo alias Rekso. Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, ditemukan uang palsu pecahan 100 ribu sebanyak 1408 lembar.

"Jadi total uang palsu yang kami amankan dari ketiganya sebanyak 2.459 lembar atau Rp 245,900 juta," jelasnya.

Dari hasil interogasi, para pengedar itu mengaku jika aksi peredaran atau jual beli uang palsu di wilayah Surabaya itu sudah kedua kalinya. tersangka menawarkan penukaran upal dengan perbandingan 1 : 4. Yakni, Rp 100 ribu uang asli akan mendapat empat lembar Upal pecahan Rp 100 ribu.

"Pelaku menjual uang palsu satu banding empat. Sudah dua kali bertransaksi," tandas Isharyata.

Seluruh pelaku akan dijerat Pasal 36 ayat (2), (3) UU RI No. 7 Tahun 2011 tentang mata uang atau Pasal 245 KUHP dengan hukuman hingga 10 sampai 15 tahun. fm/nt

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…