PT Pelni Buka Posko Bantuan Bencana Mamuju dan Kalsel

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengangkutan bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan  (PT Pelni) dan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. .SP/ MAHBUB FIKRI 
Pengangkutan bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan  (PT Pelni) dan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. .SP/ MAHBUB FIKRI 

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memberikan apresiasi kepada PT. Pelni yang menyiapkan kapalnya untuk mengangkut bantuan bagi korban bencana alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan.

Hal ini sehubungan dengan terjadinya musibah gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat dan bencana banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Antoni Arif Priyadi menjelaskan BUMN yang bergerak di bidang Jasa Transportasi Laut ini mendapatkan penugasan untuk melaksanakan kewajiban pelayanan public / Public Service Obligation (PSO) untuk mengangkut barang sumbangan, mobil ambulance serta tenaga medis dan relawan.

"Diharapkan dalam penugasan dapat membantu pemerintah untuk pemulihan pasca bencana dengan melakukan pengangkutan bantuan menggunakan kapal milik PT PELNI (Persero) yang melaksanakan kewajiban PSO semua trayek dan emplooi yang telah ditetapkan," kata Antoni.Sabtu (23/1).

Captain Antoni berharap dengan adanya bantuan-bantuan kemanusiaan yang terus mengalir ke wilayah yang tertimpa bencana alam dapat meringankan beban warga yang terkena dampaknya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PELNI (Persero), Insan Purwarisya L. Tobing juga menyampaikan bahwa pengangkutan bantuan ini juga sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan dan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.

"Sebagai pertimbangan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan ," ujar Insan.

Pengangkutan bantuan ini dapat dinikmati oleh BUMN maupun pihak swasta serta donatur lainnya yang melaksanakan program atau hendak mengirimkan bantuan kemanusiaan ke daerah bencana.

Sebagai langkah awal, kapal KM Egon akan menjadi kapal penumpang pertama yang akan mengangkut bantuan ini. Para donatur dapat menyalurkan bantuannya melalui KM Egon yang berangkat dari Surabaya, 26 Januari 2021 dan akan tiba di Batulicin pada 27 Januari 2021 untuk bantuan yang akan disalurkan ke Kalimantan Selatan serta tiba di Pelabuhan Pare-pare pada 28 Januari 2021 untuk bantuan yang akan disalurkan ke Sulawesi Barat.

Insan juga menyampaikan bahwa pengangkutan bantuan ini tentunya juga harus dilengkapi dengan persyaratan-persyaratan yang dapat dikomunikasikan dengan Kantor Cabang PELNI di Surabaya sebagai pelabuhan keberangkatan.

"Kami mengajak seluruh pihak agar menaati persyaratan yang sudah ditetapkan baik dalam mengirim barang bantuan, mengirim kendaraan untuk membantu lokasi bencana, ataupun bagi relawan/tenaga medis yang akan menuju ke lokasi. PIC kami di Cabang Surabaya siap membantu dan dapat dihubungi pada No HP berikut : Tin Indria /0813-3222-3388 dan Tanty / 0821-9464-6984," tutup Insan. (fm)

Berita Terbaru

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ingat  kasus yang menimpa Elina Widjajanti (80), yang menyita perhatian publik karena peristiwa kekerasan yang dialaminya. …