Baru 2.205 Nakes Lamongan yang Divaksin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dandim Lamongan saat mendapatkan vaksin pertama dalam pencanangan vaksin beberapa waktu lalu. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Dandim Lamongan saat mendapatkan vaksin pertama dalam pencanangan vaksin beberapa waktu lalu. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan -  Pencanangan vaksin di Lamongan sudah dilakukan beberapa hari yang lalu, dan hingga saat ini sudah ada 2.205 tenaga kesehatan (Nakes) yang sudah divaksin, atau separuh dari jumlah nakes secara keseluruhannya yang ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk menerima vaksin tahap pertama ini.

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Taufik Hidayat saat dihubungi Minggu (31/1/2021) menyebutkan, vaksin terhadap tenaga kesehatan ini dilakukan di 45 layanan kesehatan yang tersebar di 27 Kecamatan.

"Hingga Jumat malam (29/1) sudah ada sebanyak 2.205 nakes yang sudah mendapat vaksinasi Covid -19 tahap pertama," ujar Taufiq panggilan akrab Kadis Kesehatan Lamongan menerangkan.

Sementara jumlah nakes yang harus divaksin di Lamongan kata Taufiq, berjumlah 5.450 orang. Dan jumlah ini berpotensi tambah seiring dengan data yang dikirim oleh Pemerintah Pusat. "Kemungkinan masih bisa bertambah, menunggu dari pusat," ungkapnya.

Dari 5.450 nakes ini, kata Taufik merinci, ada sebanyak 121 nakes yang berstatus tunda vaksin dan sebanyak 181 berstatus batal vaksin. Sebanyak 181 orang batal vaksin ini dengan alasan banyak komorbid (penyakit penyerta). "Target vaksinasi terus bertambah seiring pendataan yang dilakukan kementerian," katanya.

Koordinator Bidang Preventif dan Promotif Satgas COVID-19 Lamongan ini menambahkan, vaksinasi tahap pertama ini akan berlangsung paling lama 1 minggu. Dari jumlah yang ditetapkan untuk Lamongan, 2.500 orang masuk kelompok usia 31 - 45 tahun. Sisanya kelompok usia 18 - 30 tahun dan yang jumlahnya paling sedikit adalah kelompok usia 46 - 59 tahun. "Sejauh ini belum ada laporan keluhan yang serius dari penerima vaksin," pungkasnya. jir

 

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…