Akses Kawah Ijen Terputus Total, Akibat Longsor di Bondowoso

author surabayapagi.com

- Pewarta

Selasa, 02 Feb 2021 10:26 WIB

Akses Kawah Ijen Terputus Total, Akibat Longsor di Bondowoso

i

Caption: Proses evakuasi longsoran di akses menuju Kawah Ijen SP/DECOM

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso – Akses jalan menuju Kawasan Kawah Ijen, Bondowoso, Jawa Timur terputus akibat tertutup material tanah, Senin (1/2/2021). Longsor terjadi akibat curah hujan yang deras di kawasan tersebut.

“Sesuai informasi yang kami terima dari Camat Ijen, memang demikian , banjir dan longsor menutupi akses, baik menuju kawah ijen ataupun sebaliknya,” kata Adi Sunaryadi, Sekertaris BPBD Bondowoso. (1/2/2021).

Baca Juga: Pemkot Batu Kirim Bantuan untuk Korban Banjir di Jateng

Banjir disertai longsor yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB tersebut meyebabkan jalanan Jembatan Kali Pahit, Kecamatan Ijen, Bondowoso rusak dan tertutup tanah serta bebatuan. Adi mengatakan untuk membersihkan material longsor harus menggunakan alat berat. Menurut Adi, alat berat tersebut digunakan untuk mengeruk batu besar dan batang pohon yang terbawa.

"Kalau dengan cara manual, pasti lama sekali. Padahal, jalan itu merupakan akses utama menuju Kawah Ijen," jelasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Berangkatkan 50.789 Paket Bantuan Kemanusiaan

Pihak BPBD Bondowoso langsung mengirim Tim Reaksi Cepat (TRC) ke titik banjir dan longsor.

“Kalau kendaraan terjebak itu, karena tidak bisa melintas akibat banjir dan longsor yang menutup jalan. Kami sudah coba koordinasi dengan stake holder yang punya alat berat, termasuk pihak swasta. Mudah-mudahan malam ini bisa segera geser ke lokasi longsor” ujar Adi.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Demak

Sekertasi Kecamatan Ijen Saudia mengungkapkan jika ada beberapa kendaraan roda empat yang terjebak longsor di Jembatan Kali Pahit. Ia juga mengatakan, tanah longsor dan banjir tersebut tidak memakan korban jiwa.

"Tak sampai tertimbun sih. Tapi tak bisa berjalan karena rodanya terjebak lumpur. Tetap harus dievakuasi. Karena dikhawatirkan ada longsor susulan," pungkas Saudia (1/2/2021). (Arb2)

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU