SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo meresmikan shelter keduanya yang berada di Gedung Sentra Industri Kecil Menengah, Jalan Tunojoyo, Tambakbayan, Rabu (3/2/2021).
Ipong Muchlissoni, Bupati Ponorogo, mengatakan dibangunnya shelter kedua ini sebagai upya menyikapi kasus pasien Covid-19 Ponorogo yang terus meningkat.
"Kita butuh shelter kedua karena jumlah pasien COVID-19 saat ini ada 351 orang. Sementara fasilitas RS hanya 100 orang. Saat ini ada 251 orang yang isolasi mandiri," kata Ipong, Rabu (3/2/2021).
Ipong menjelaskan jika isolasi mandiri di rumah sebeneranya tidak apa dan baik, tetapi tidak semua rumah dapat memenuhi syarat dan aman. Ia melanjutkan jika rumah yang digunakan tidak memenuhi syarat malah akan menyebabkan kluster baru penyebaran Covid-19.
Bupati Ponorogo itu juga mengungkapakan sempat terjadi penolakan dari beberapa pengerajin yang ada di gedung sentra IKM. Walau berbeda lokasi dan dibatasi pagar setinggi tiga meter.
"Makanya kita membantu dengan menyiapkan shelter kedua, ada 74 tempat tidur. Sakjané (sebenarnya) kurang tapi bangun shelter angel (susah). Mencari lokasinya susah belum lagi anggarannya, waktunya,membangun. Kita berharap shelter ini tidak terisi. Artinya orang yang sakit Covid-19 berkurang terus bahkan kalo bisa nol jadi tidak perlu masuk ke shelter," tambah Ipong.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Ponorogo, Hermansyah, menjelaskan jika shelter kedua ini dilengkapi dengan sinar exhaust fan dengan sinar UV.
"Sudah bagus ruangan ini kita pasang exhaust dilengkapi dengan sinar uv, begitu disedot sinar uv virusnya mati, jadi kita sudah mengamankan," tutur Hermansyah (3/2/2021).
Hermasnyah menuturkan jika kelengkapan fasilitas seperti westafel, kamar mandi, dan mushola sudah disiapkan. Kemudian, ia menambahkan jika persiapan terakhir tinggal memasukkan tempat tidur, lemari kecil, dan peralatan untuk kebutuhan medis.
“Untuk kebutuhan mereka dimana limbahnya sudah kita sendirikan jadi tidak melebar kemana-mana. Juga untuk menjaga jika ada pasien yang mendadak butuh perawatan khusus," ucapnya.Arb7
Editor : Redaksi