Relokasi Kantor Kelurahan Mandanrenjo Kembali Tertunda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kantor Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. SP/Dir
Kantor Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. SP/Dir

i

 

SURABAYAPAGI.COM,  Pasuruan - Rencana relokasi kantor Kelurahan Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan masih remang-remang. Kantor Kelurahan yang  berdiri di atas tanah milik PT KAI (Kereta Api Indonesia) di Jalan Letjen. MT Hariyono ini sejak tahun 2005 diusulkan untuk relokasi, namun hingga kini belum terealisasi. 

Lurah Mandaranrejo, Bekti Purwanto menuturkan, di era dirinya, pada tahun 2018 pernah didatangi pihak PT KAI. Yang pertama dari Daop (Daerah Operasional) Jember dan yang kedua dari Daop Bandung. Ada dua pilihan yang ditawarkan pihak PT KAI. Pertama, kantor kelurahan harus pindah dan yang kedua pemerintah harus menyewa dengan perjanjian kontrak. 

Atas dasar itu, Bekti meluncurkan surat pengajuan relokasi, dan usulan tersebut disetujui. Kemudian Bapeda/Bapeltbangda menindak lanjutinya dengan membuat kajian dan membentuk forum diskusi. Grup diskusi tersebut dari stakeholder terkait yang mengkaji dan mencari lokasi pengganti. 

Dipembahasan APBD tahun 2020, usulan relokasi tersebut sudah masuk dalam KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Platform Anggaran Sementara). Namun tidak muncul pada draft RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Tahun 2020 lalu. "Entah kenapa, sudah muncul di KUA-PPAS tapi hilang di RAPBD Tahun 2020," terang Bekti di ruang kerjanya, Rabu (03/02/21). 

Menurut Bekti, relokasi sudah sangat urgen. Sebab, selain masalah status kepemilikan tanah, kondisi fisik bangunan juga sangat mengkhawatirkan. Masalahnya, fisik bangunan yang dibangun tahun 1986 itu sudah mengalami kerusakan disana-sini. Parahnya lagi, tiga tahun terakhir anggaran untuk pemeliharaan tidak ada. Pengajuan anggaran untuk pemeliharaan tidak disetujui oleh BPKAD dengan alasan bangunan bukan aset daerah. 

"Sungguh ironis, usulan relokasi tidak muncul di RAPBD 2020, biaya pemeliharaan pun tidak ada.  Bukannya tidak ada upaya pembenahan. Dengan dana minim, kami sudah melakukannya semampu kami yang sifatnya tambal sulam. Harapan kami, walikota terpilih  lebih memperhatikan masalah ini dan relokasi segera direalisasikan," harap Bekti yang akan memasuki purna tugas  di tahun 2021 ini. 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pasuruan Amin melalui pesan WhatsApp-nya, Kamis (04/02) mengatakan, untuk pemeliharaan gedung yang bersifat rutin, tiap tahun sudah dianggarkan di masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah) termasuk Kelurahan Mandaranrejo. 

Kepala Bappeda Kota Pasuruan Andri Joko menjelaskan, masalah relokasi kantor Kelurahan Mandaranrejo pada prinsipnya sudah disetujui. Sudah dianggarkan dan lahan penggantinya pun sudah ada. Namun, akibat wabah Covid-19, proses relokasi  dihentikan dulu. "Akibat wabah Covid-19, separuh dari anggaran belanja modal, belanja barang dan jasa digeser untuk penanganan virus corona. Jadi, proses relokasi kantor Kelurahan Mandaranrejo dihentikan dulu, " jelas Adri Joko ditempat kerjanya, Kamis (04/02/21). 

Andri juga mengatakan, pada anggaran tahun 2021 program kegiatan dan anggaran untuk relokasi kantor kelurahan Mandaranrejo juga tidak masuk dalam APBD tahun 2021. " Di APBD tahun 2021 keuangan tidak bisa meloloskan karena tidak ada dana sehingga harus ditunda. Sebab, sejumlah dana diseret ke dana tak terduga untuk misi penanganan Covid-19, "tutupnya. dir

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…