APVOKASI Jatim Bersinergi dengan Unesa Terkait Kampus Merdeka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Ketua APVOKASI Jatim Dr. Ir. Jamhadi, MBA. SP/Kashfi Fahmi
Ketua APVOKASI Jatim Dr. Ir. Jamhadi, MBA. SP/Kashfi Fahmi

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - APVOKASI Jawa Timur dan Unesa siap sinergi dalam rangka upaya menindaklanjuti kebijakan Kampus Merdeka. Kebijakan tersebut merupakan lanjutan dari konsep Merdeka Belajar bagi pendidikan tinggi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, Jumat (05/02/2021).

Sebagai upaya melancarkan konsep tersebut, Unesa telah melaksanakan dan mencanangkan sejumlah program. Salah satunya yakni menyediakan program pendidikan vokasi (sarjana terapan) jenjang Diploma IV (D4).

Program pendidikan vokasi merupakan satu diantara 10 program studi sarjana terapan di Unesa yang sudah mendapat izin. Dibukanya program studi tersebut, diharapkan mampu menyiapkan lulusan yang mampu survive dan siap dengan dunia kerja.

Untuk mencapai hal itu, Kampus Pendidikan tersebut melibatkan sejumlah mitra, baik sesama lembaga pendidikan tinggi maupun industri. Salah satunya yaitu Aliansi Pendidikan Vokasional Seluruh Indonesia (APVOKASI) Jawa Timur yang dipimpin Dr. Ir. Jamhadi, MBA.

Pembahasan sinergi antara Unesa dan APVOKASI Jawa Timur telah dilaksanakan dalam forum santai antara jajaran civitas akademika Unesa, yakni Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes (Rektor), bersama jajaran pengurus APVOKASI Jawa Timur, termasuk Dr. Ir. Jamhadi, MBA., di kompleks Unesa.

Prof. Nurhasan menyampaikan bahwa Unesa telah mendapatkan izin pembukaan 10 program studi Sarjana Terapan. Selain itu, dirinya juga mengungkapkan, "Menyikapi konsep Mas Menteri yang Merdeka Belajar, maka kami harus menyiapkan lulusan yang tangguh, mampu berinovasi dan berkreasi, beradaptasi, dan berkolaborasi. Dalam nomenklatur terbaru, masing-masing prodi harus ada praktik selama satu tahun atau setara 40 SKS. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dengan APVOKASI," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Bambang Yulianto selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik mengatakan bahwa, "Ikon beliau yaitu Merdeka Belajar yang dulunya sudah ada di kami, yakni KKN (kuliah kerja nyata). Perguruan Tinggi wajib menambah mitra. Mitra siapa saja termasuk APVOKASI. Dengan APVOKASI, kami harap ada hilirisasi produk riset yang bisa ditarik ke dunia industri," ujar Prof Bambang.

Hal serupa juga disampaikan oleh Direktur Vokasi Unesa, Drs. Martadi, "Jadi mahasiswa tidak hanya dapat teori saja. Dengan kolaborasi pentahelix, perusahaan dapat karyawan sesuai dengan keinginan mereka," katanya.

Pada kesempatan itu, Dr. Ir. Jamhadi, MBA., menyampaikan terima kasih atas kerjasama antara Unesa dengan APVOKASI Jawa Timur. Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang Dan Industri (KADIN) Kota Surabaya ini menilai, tujuan dari Kampus Merdeka Belajar ialah mempertemukan dunia akademisi dengan dunia industri. 

"Tenaga kerja di Indonesia 53% masih lulusan SD. Maka itu, untuk menyiapkan SDM unggul dan produktif, kami ingin Unesa dan BLK (balai latihan kerja) bisa membuat productivity center. SDM unggul Dan productivity center sebagai solusi peningkatan produktivitas pekerja terhadap kenaikan upah minimum provinsi dan kabupaten/kota setiap tahunnya, sehingga bisnis di Jatim dan Indonesia tetap kompetitif. Nanti yang memberikan training bukan hanya dari BLK dan dari akademisi tapi dari pelaku industri," ujarnya dengan menyebut penduduk Jatim 40,7 jutaan dengan angkatan kerja 27 juta.

Selain peningkatan SDM, Jamhadi yang pernah tergabung dalam Tim Ahli KADIN Jawa Timur ini juga menyinggung tentang riset yang dihasilkan dosen dan mahasiswa Unesa. Alangkah baiknya, tambah Jamhadi, riset tersebut selain dibuat prototype, juga dibuat feasibility study (FS).

"Perlu disiapkan direktori riset untuk publik sebagai R&D pebisnis. Kami akan pertemukan hasil riset dari Unesa dengan dunia industri, sehingga periset dapat hasil dan dunia usaha tidak perlu memikirkan tinggal ambil riset tersebut, tentu syarat dan ketentuan yang dibahas antar dua belah pihak," ungkapnya.

Sebelumnya, APVOKASI Jatim juga bekerja sama dalam peningkatan SDM unggul, produktif dan aplikasi riset akademisi untuk dunia industri bersama dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim, Untag 45 Surabaya, Universitas Surabaya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jatim, Gubernur Jatim di Maspion Square, dan lain-lain. mbi

Berita Terbaru

Gandeng Dongseo University, Pemprov Jatim Buka Peluang Beasiswa dan Kolaborasi Digital

Gandeng Dongseo University, Pemprov Jatim Buka Peluang Beasiswa dan Kolaborasi Digital

Kamis, 21 Mei 2026 22:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 22:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka peluang kerja sama pendidikan internasional dengan Dongseo University, Korea Selatan, g…

‎Nu’man Iskandar: Kasus PT JPC Cerminan Lemahnya Pengawasan Pemkot Madiun

‎Nu’man Iskandar: Kasus PT JPC Cerminan Lemahnya Pengawasan Pemkot Madiun

Kamis, 21 Mei 2026 21:14 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 21:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Munculnya dugaan PT Jatim Parkir Center (JPC) selaku pengelola lahan parkir di Jl. dr.Soetomo Kota Madiun, yang diduga belum m…

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penahanan sembilan warga negara Indonesia (WNI), termasuk empat jurnalis, oleh militer Israel memicu perhatian luas. Mereka merupakan b…

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perusahaan transportasi Bluebird Group terus mengembangkan layanan mobilitas di Surabaya seiring tingginya aktivitas masyarakat di k…

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …