Anggaran Penanganan Covid-19 Kabupaten Mojokerto Capai 40,7 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Sekda Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yakin saat launching vaksinasi perdana Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Pj Sekda Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yakin saat launching vaksinasi perdana Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto menyiapkan anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp. 40,7 milyar. Anggaran murni dari pos APBD 2021 ini bakal digunakan untuk penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi akibat pandemi.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yakin mengatakan, sesuai instruksi pemerintah pusat, kebijakan anggaran untuk penanganan Covid-19 masih difokuskan terhadap tiga hal. 

"Diantaranya untuk bidang kesehatan,  ekonomi dan Jaring Pengaman Sosial (JPS)," terangnya saat dikonfirmasi, Senin (8/2/2021) sore.

Didik menyebut, porsi anggaran terbesar, masih tersedot untuk penanganan kesehatan. Diantaranya untuk honor tenaga kesehatan dan tenaga vaksinator vaksin covid-19.

"Penanganan kesehatan kita ploting senilai total Rp. 31 miliar. Sedangkan sisanya Rp. 8,7 miliar untuk program pemulihan ekonomi," tegasnya.

Ia mengatakan, anggaran senilai Rp. 40,7 miliar ini tidak termasuk untuk program JPS. Pasalnya, program tersebut sudah di cover di Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari dana desa (BLT DD).

"Tapi kita masih melihat kebutuhannya, jika sekiranya BLT DD masih belum mencukupi kebutuhan, maka akan kita anggarkan di APBD juga," ucapnya.

Sementara itu, Iwan Abdillah, Asisten Umum Setda Kabupaten Mojokerto menambahkan, untuk program pemulihan ekonomi, anggarannya akan disebar ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Itu disesuaikan dengan bidang dan peruntukannya.

"Pemulihan ekonomi dianggarkan Rp. 8,7 miliar dan itu disebar di Disperindag, Dinas Pangan dan Perikanan (Dispari), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop) dan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora)," jelasnya.

Ia merinci, untuk Disperindag mendapat alokasi senilai Rp. 1,5 miliar, Dispari senilai Rp. 1,2 miliar, Dinkop Rp. 1,4 miliar dan Disparpora senilai Rp. 2 miliar.

"Terbesar memang untuk Disparpora, itu untuk program pengembangan daya tarik pariwisata yang sempat terpukul akibat pandemi Covid-19," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Akses Pudak-Pulung Ponorogo Diterjang Longsor, Tak Ada Korban Jiwa dan Materi

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo, JAwa Timur mengakibatkan sebagian akses tebing jalan penghubung…

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

TACB Tetapkan Prasasti Anjuk Ladang Jadi Dasar Penetapan Hari Jadi Nganjuk

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Setelah ditemukannya isi Prasasti Anjuk Ladang di dekat situs Candi Lor Desa Candirejo, Kecamatan Loceret. Kini, Tim Ahli Cagar…

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Pemutakhiran Data Pemekaran RT Makin Mudah Lewat Dukcapil Madiun ‘Jemput Bola’

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Madiun, Jawa Timur semakin mudah melalui "jemput bola", dimana…

Pemkot Mojokerto Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Mojokerto Dorong Pengembangan Pariwisata untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 06 Apr 2026 11:12 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:12 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu pengungkit pertumbuhan ekonomi…

Terus Berkreasi, Perajin Besek Bambu Magetan Eksis Bertahan di Era Digitalisasi

Terus Berkreasi, Perajin Besek Bambu Magetan Eksis Bertahan di Era Digitalisasi

Senin, 06 Apr 2026 11:08 WIB

Senin, 06 Apr 2026 11:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Meski di tengah semua serba era digitalisasi, perajin besek dari bahan baku bambu di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten…

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Paripurna DPRD, Bupati Pasuruan Sampaikan LKPJ 2025 dengan Serapan 99,47 Persen

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

Senin, 06 Apr 2026 09:28 WIB

SURABAYAPAGI com, Pasuruan – Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo pada hari Senin, 30 Maret 2026 menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun A…