Nakes Lansia Divaksin Pakai Sisa Vaksin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nakes yang sudah berusia lanjut, lebih dari 60 tahun, Senin (8/2/2021) kemarin secara serentak mendapatkan suntikan vaksin di tiga RS di Surabaya yang telah ditunjuk. SP/Alqomar/Humas Pemkot
Nakes yang sudah berusia lanjut, lebih dari 60 tahun, Senin (8/2/2021) kemarin secara serentak mendapatkan suntikan vaksin di tiga RS di Surabaya yang telah ditunjuk. SP/Alqomar/Humas Pemkot

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tenaga kesehatan (nakes) lanjut usia di Surabaya mulai mendapat suntikan vaksin covid-19 pada Senin, (08/02/2021). Ini setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 Sinovac untuk lansia diatas usia 60 tahun.

Sedikitnya ada, 1.500 tenaga kesehatan lansia di Surabaya dijadwalkan akan mengikuti proses vaksinasi Covid-19 mulai Senin kemarin (08/02/2021) kemarin. Vaksinasi nakes lansia berlangsung  dua – empat minggu kedepan.

Hal ini diungkapkan oleh Kabag Humas Pemkot Febriadhitya Prajatara, Senin (8/2/2021). Menurut Febri, dari 1.500 nakes, tidak pasti semuanya bisa mendapat vaksin, tergantung hasil skrining "Jumlah nakes lansia di Surabaya ada sekitar 1.500an. Mulai hari ini vaksinasi mulai diberikan kepada nakes lansia. Jadi karena faktor usia, benar-benar diawasi," tambah Febri.

Ketersediaan vaksin ini dari sisa vial vaksin untuk nakes yang mendapat jatah pada tahap pertama. Sisa vial vaksin itulah yang diberikan dulu kepada nakes lansia. "Kan kemarin ada sisa, nah itu yang diberikan kepada nakes lansia untuk divaksin," ujarnya.

Vaksinasi tersebut dilakukan di beberapa rumah sakit. Di antaranya, RS Premiere, RS Husada Utama (RSHU), dan RSIA Putri.

Di RS Husada Utama, terdapat 12 nakes lansia yang mendapatkan vaksin Covid-19. Direktur Utama RS Husada Utama Didi Dewanto mengatakan, jumlah nakes yang divaksin pada hari ini (8/2) tidak memiliki penyakit penyerta.

”Vaksinasi dilakukan pada dokter yang berpraktik di RSHU. Mereka tidak memiliki riwayat sakit berat seperti hipertensi dan diabetes yang nggak terkontrol. Lansia di atas 60 tahun, paling tua usia 84 tahun,” papar Didi.

 

Skrining Diperketat

Dia menjelaskan, tidak ada perbedaan teknis penyuntikan dengan teknis pada nakes sebelumnya. Hanya saja, proses skrining lebih diperkatat .

”Sistem penyuntikan sama. Cuma lebih diperketat karena faktor usia. Pemantauan terus dilaksanakan. Semua calon penerima vaksin diimbau 1–2 hari menjaga diri. Jaga diri dan jaga kondisi,” ujar Didi.

Hingga pukul 13.00 WIB, belum ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping vaksinasi ke nakes lansia. Setelah menjalani vaksin pertama, diharapkan empat pekan kemudian dilakukan suntik dosis kedua.

"InsyaAllah vaksin ini aman, virus yang dimatikan. Setelah disuntik InsyaAllah tidak liar. Vaksin lansia 28 hari sesuai anjuran dari kemenkes beda dengan sebelumnya yang 14 hari," ujarnya.

Didi memaparkan, jumlah keseluruhan nakes lansia yang akan divaksinasi sebanyak 20 orang. Sebanyak 8 orang akan divaksin pada Selasa (9/2) atau Rabu (10/2).

Sementara itu, Prof Dr dr Bambang Priambodo SpB SpOT(K), sepesialis orthopedic RSHU, mengaku tidak merasakan apa-apa setelah divaksin. Dokter berusia 72 tahun itu mengatakan sebelum divaksin sudah melakukan swab dan mengajar offline soal orthopedi.

"Saya sudah pengen (Divaksin) dari lama. Dan saya ditelepon RS, saya semangat untuk vaksin," ungkapnya, Senin (8/2/2021).

dr Bambang mengungkapkan setuju jika lansia harus diutamakan dalam vaksinasi. Hal tersebut karena resiko virus masuk ke lansia cukup besar.

"Yang tua harusnya didulukan, supaya lebih safe. Nakes diutamakan, tua juga diutamakan. Vaksin bukan segala-galanya, meskipun divaksin harus tetap menjaga diri, prokes harus diutamakan," jelasnya. alq/cr2/ana

Berita Terbaru

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Tim Tipikor Enam Jam di Kantor PDAM Kota Madiun, Klarifikasi Laporan Meter Air

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 22:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Madiun Kota mendatangi kantor PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun, Jumat (…

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Perkuat Komitmen 3M Untuk Pekerja

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 18:26 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Suasana berbeda terlihat di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo, Jumat (4/9/2026). Puluhan peserta yang datang untuk m…