Milad ke 72, Kiai Ghofur Dapat Kado Ribuan Semen dari Santri Alumni

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KH. Abd Ghofur berpose bersama dengan pengurus Pessandra. SP/MUHAJIRIN KASRUN
KH. Abd Ghofur berpose bersama dengan pengurus Pessandra. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Momen ulang tahun KH. Abd Ghofur pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan, Pada Jum'at (12/2/2021) dirayakan cukup spesial oleh Santri dan Alumni Sunan Drajat (Pessandra), salah satunya dengan memberikan surprise kado ribuan semen untuk kelangsungan pembangunan pondok.

Penyerahan ribuan semen yang digalang oleh Pessandra Pusat dan daerah ini, diserahkan langsung ke kiai kharismatik di Lamongan ini berbarengan dengan acara pelantikan 10 organisasi daerah (Orda) di Lingkungan Pondok Pesantren Santri Sunan Drajat, di timur Aula PPSD pada Kamis malam (11/2/2021).

Sulanam ketua Pessandra Pusat menyebutkan, kado milad untuk sang pendidik ini digerakkan mulai tanggal 7-11 Februari, dan hingga Kamis malam Jum'at uang yang terkumpul sebanyak 150.967.400, atau kalau dikurskan dengan harga Semen maka jumlahnya kurang lebih 3.030 sak.

"Selama 5 hari alumni kita gerakkan untuk memberikan kado ke beliau Abah Yai Ghofur, alhamdulilah terkumpul uang Rp 151 jutaan lebih," kata Sulanam yang kini meneruskan studi S3 nya di Universitas yang ada di Surabaya.

Uang yang terkumpul tersebut lanjut Sulanam, dikumpulkan dari berbagai alumni santri, dengan rinciannya dari santri PPSD (Rp. 27,017,400), PP. Pessandra(Rp. 5,000,000), PC. Pessandra Lamongan (Rp. 21,800,000), PC. Pessandra Bojonegoro (Rp. 2,200,000), PC. Pessandra Gresik (Rp. 7,200,000), PC. Pessandra Tuban (Rp. 14,350,000), Alumni MAMA 7 thn lulus 93 (Rp. 4,000,000).

Selanjutnya santri dan alumni  MAMA 7 Tahun lulus 94 juga ikut ambil bagian dengan mengumpulkan uang sebesar (Rp. 1,000,000), Alumni MTs Tahun Lulus 94 (Rp. 4,400,000), Paguyuban kepala Sekolah/Madrasah di lingkungan PPSD (Rp. 25,000,000), Madrasah Diniyah PPSD (Rp. 10,000,000) dan dari BMT PPSD (Rp. 30,000,000).

Kado spesial ini tambah Sulanam baru kali pertama diberikan sejak alumni Sunan Drajat ini punya wadah organisasi yang namanya Pessandra yang sudah terbentuk di beberapa daerah, bahkan luar negeri. "Alhamdulillah cara seperti ini salah satunya yang bisa alumni lakukan dalam upaya pengabdian kepada Abah Yai Ghofur, untuk kelangsungan pengembangan Pondok," jelasnya.

Semoga tambah Sulanam, Abah Yai Ghofur selalu diberikan kesehatan, agar terus bisa memberikan pendidikan, bimbingan, tausiah, panutan, arahan kepada santri dan alumni, yang sangat diharapkan dan dirindukan.

Sumbangsih dari santri dan alumni ini lanjut Sulanam, semoga tercatat sebagai amal ibadah yang bisa melancarkan urusan dunia dan akhirat, dan bisa memberikan support ke Abah Yai dan Pondok kalau santri alumni sebagai garda terdepan dan sangat ideal harus dilibatkan dalam pengembangan pondok.

 "Semoga Allah Swt menilai sebagai amal ibadah dan melancarkan urusan dunia dan akhirat kita semua, dan tahun depan semoga alumni bisa memberikan surprise lagi kado yang spesial untuk Abah Yai," harapnya.

Abd Ghofur mengaku terharu dengan kado yang diberikan oleh santri dan alumni Sunan Drajat di hari ulang tahunya. "Saya kaget campur terharu dan senang, para santri dan alumni memberikan kado ini, semoga rejeki nya tambah lancar dan berkah," doa kiai yang punya ratusan ribu alumni ini. jir

Berita Terbaru

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Sekolah Rakyat Jawa Timur…

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi keberhasilan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang semakin mengukuhkan…

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mulai menyoroti…