Dapat Bisikan Gaib, Ibu Kandung Dibunuh agar Dapat Harta Karun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat rilis kasus di Polres Malang.
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat rilis kasus di Polres Malang.

i

SURABAYAPAGI.COM, Malang - kasus mayat Mistrin (55), perempuan yang ditemukan separuh tubuhnya dikubur di area pembangkit jawa bali (PJB) karangkates sumberpucung malang akhirnya terungkap.

Dugaan polisi yang menyebut mayat merupakan korban pembunuhan terbukti.

Mirisnya pelaku pembunuhan yakni Arifudin Hamdy (35), warga Sumberpucung, Kabupaten Malang yang tak lain adalah anak kandung korban. Selain mengamankan pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti diantaranya satu buah cangkul, sabit, sandal, baju, sarung tangan, satu unit motor, serta dompet milik korban.

"Tersangka membunuh korban dengan cara mendorong tubuh korban, dengan posisi kepala terlebih dahulu ke dalam lubang yang sebelumnya digali," terang Kapolres Malang AKBP Hendri Umar kepada wartawan di Mapolres Jalan Ahmad Yani, Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (14/2/2021).

Hendri mengaku tersangka diamankan di sekitar lokasi kejadian. Setelah muncul dugaan, bahwa tersangka adalah pelakunya. Hal itu, dikuatkan dengan dompet milik korban yang saat itu dibawa oleh tersangka.

"Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya dan dilakukan seorang diri. Dompet milik korban menjadi barang bukti, sebelumnya dikuasi oleh tersangka," beber Hendri.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan motif tersangka nekad menghabisi nyawa sang ibu karena bisikan gaib.

"Alasan tersangka membunuh korban demi untuk mendapatkan harta karun yang diiming-imingi seorang dukun," ujarnya.

Hendri menceritakan pada Januari 2021 lalu, tersangka dan korban mengaku sempat berkonsultasi dengan seorang dukun di Blitar. Kemudian, dukun tersebut memberikan petunjuk bahwa di bangunan tua bekas mes PJB Karangkates tersimpan harta karun berlian.

Petunjuk dari seorang dukun itu, kemudian benar-benar dilakukan oleh korban.

"Tepatnya pada 26 Januari 2021 lalu, sekitar pukul 14.30 WIB, korban menggali tanah dengan cangkul yang dipinjam dari tetangga warung korban," beber Hendri.

Saat korban menggali tanah, lanjut Hendri, tersangka diminta untuk menjaga usaha warung yang dimiliki oleh korban, lokasinya tak jauh dari lokasi kejadian.

Setelah 15 menit kemudian, tersangka menyusul korban. Saat tiba di lokasi, tersangka sudah menemukan korban dalam kondisi tak sadarkan diri di sebelah lubang yang digali.

"Tersangka kemudian mengaku telah mendapatkan bisikan gaib untuk mendorong korban ke dalam lubang yang telah digali dan menguburnya. Agar harta karun yang dicari dapat muncul," terang Hendri.

Tiga hari berselang, tersangka kemudian kembali datang ke lokasi kejadian untuk memastikan harta karun yang diinginkan keluar. Karena tidak menemukan, tersangka akhirnya kembali pulang.

Selain fakta tersebut, ada dugaan bahwa tersangka memang mengalami gangguan jiwa.

"Untuk hal ini, nantinya kami (Polres Malang) akan mengkonsultasikan kondisi kejiwaan tersangka kepada Psikolog Polda Jawa Timur," katanya.

Sementara itu, berdasarkan hasil visum jasad korban yang terkubur separuh tubuh itu selama kurang lebih 2 minggu.

"Sementara bekas luka dan benda tumpul tidak ditemukan pada tubuh korban," pungkasanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP juncto Pasal 351 tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Berita Terbaru

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Bangunan SPPG di Bojonegoro Rusak Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Hujan deras yang disertai angin kencang baru saja mengakibatkan bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Mlideg,…