PPKM Mikro Berhasil, 940 RT di Kota Madiun Masuk Zona Hijau

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Madiun Maidi. SP/ JT
Wali Kota Madiun Maidi. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PPKM  mikro di tingkat rukun tetangga (RT) Kota Madiun tersebut membuat 940 RT dari 1.025 RT yang ada di Kota Madiun masuk zona hijau. Artinya, sudah 91,7% RT masuk zona hijau. Peristiwa tersebut menandakan jika Pemberlakukan PPKM mikro tersebut berhasil.

Dari sebaran zona hijau di RT tersebut terbagi di tiga Kecamatan. Masing-masing 281 RT di Kecamatan Kartoharjo, 303 RT Kecamatan Manguharjo, dan 356 RT di Kecamatan Taman. Sedangkan sisanya 8,3% atau 85 RT masih berada di zona kuning.

Menanggapi kabar baik tersebut, Wali Kota Madiun Maidi menyampaikan, angka tersebut diketahui dari hasil mapping PPKM mikro di Kota Madiun berdasarkan penetapan kriteria dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang PPKM berskala mikro.

“Meskipun saat ini Kota Madiun tidak ada RT di zona merah namun, pemkot terus berupaya secara maksimal dalam penanggulangan Covid-19 ini agar tidak terjadi peningkatan kasus lagi,” tandasnya, Selasa (16/2/2021).

Maidi juga meminta agar posko di tingkat kelurahan dilakukan secara optimal. Namun, Maidi  tidak ingin menghambat atau mengganggu perekonomian warga atas adanya PPKM berskala mikro tersebut.

"Maka dari itu kami siapkan segalanya. Kalau di kelurahan sudah ada kampung tangguh, jadi di setiap RT dan RW ada pelopor protokol kesehatan serta ada satgas yang mengawasi sebagai tim isoman hunter untuk memantau pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah,” ungkapnya.

Selain itu, menurutnya keberhasilan dalam meningkatkan kesembuhan tersebut tak luput dari kerja sama dan kesadaran masyarakat untuk mendukung usaha Pemkot Madiun bersama tiga pilar dalam menekan kasus penyebaran Covid-19.

"Sekali lagi, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, kami tidak bosan menyerukan kepada seluruh warga untuk dapat menerapkan 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas," ucapnya. Dsy8

Berita Terbaru

Strategi Insentif Perbankan: Danamon Genjot Dana Murah Lewat DHB 5.0

Strategi Insentif Perbankan: Danamon Genjot Dana Murah Lewat DHB 5.0

Jumat, 26 Jun 2026 13:28 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 13:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT Bank Danamon Indonesia Tbk mengumumkan pemenang undian tabungan periode kedua sekaligus grand prize dalam program Danamon Hadiah B…

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Tingkat Hasil Panen Petani Desa Tanjekwagir Dapat Bantuan Traktor Roda Empat.

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 10:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Harapan petani Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung untuk meningkatkan hasil pertanian akhirnya terwujud. Pada Kamis (25/6) Dinas P…

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…