Puluhan Napi Lapas Kelas IIB Mojokerto Ternak Lele Bioflok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peternakan ikan lele bioflok Lapas Kelas IIB Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti
Peternakan ikan lele bioflok Lapas Kelas IIB Mojokerto. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan warga binaan di Lapas Kelas IIB Mojokerto mengembangkan budi daya ikan lele. Beberapa bagian lahan kosong diluar bangunan lapas dijadikan sebagai tempat peternakan ikan jenis air tawar ini.

Dedi Cahyadi, Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto kepada Surabaya Pagi mengatakan, pihaknya baru merintis peternakan ikan jenis air tawar ini sejak dua minggu yang lalu. Tujuannya agar para warga binaan mempunyai kegiatan dan keterampilan.

"Harapan kita saat bebas nanti, mereka sudah mempunyai keahlian khusus. Sehingga bisa menjadikan mereka lebih mandiri, tangguh dan produktif," ujarnya disela acara Launching Penandatanganan Komitmen Bersama dan Janji Kinerja Pencananagan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM serta Penandatangan Kerjasama Lapas Kelas IIB Mojokerto, Senin (22/2/2021) pagi.

Dedi menyebut, untuk tahap awal, pihaknya sudah membangun sebanyak 22 kolam jenis bioflok yang akan di isi sembilan ribu bibit ikan lele.

"Kolam yang di dalam tembok lapas ada dua sedangkan yang diluar tembok di Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) ada 20 kolam bioflok. Dan masing-masing kolam, kita isi 1000 hingga 1500 bibit ikan lele," ujarnya.

Mantan Kepala Rutan Kelas I Depok ini menjelaskan, lahan yang dimanfaatkan adalah lahan kosong di rumah dinas Kalapas yang selama ini mangkrak dan mati suri.

"Luas lahan yang di barat rumah dinas yakni 180 meter persegi. Sedangkan yang di pintu masuk gerbang SAE kurang lebih seluasi 30 meter persegi," tegasnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini, baru 30 napi binaan yang lolos asassemen profiling sesuai minat dan bakatnya. Mereka adalah napi asimilasi yang pernah ikut pelatihan ternak lele sebelumnya.

"Kita lihat dulu keminatan, kemampuan dan daya tangkapnya. Kita lakukan profiling untuk menentukan cocoknya dimana. Karena kita juga punya program pembinaan kemandirian lainnya, diantaranya menjahit, merajut, membuat sandal dan sepatu serta tanaman hias," urainya.

Masih kata Dedi, dari hasil panen lele nantinya, warga binaan juga bisa menikmati hasilnya. Karena Lapas menyiapkan premi khusus dari hasil penjualan ikan berkumis tersebut.

"Hasil panen nantinya akan digunakan untuk memenuhi konsumsi lauk pauk napi, sisanya akan dijual di luar karena lokasi lapas dekat dengan pasar," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Gandeng Dongseo University, Pemprov Jatim Buka Peluang Beasiswa dan Kolaborasi Digital

Gandeng Dongseo University, Pemprov Jatim Buka Peluang Beasiswa dan Kolaborasi Digital

Kamis, 21 Mei 2026 22:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 22:09 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai membuka peluang kerja sama pendidikan internasional dengan Dongseo University, Korea Selatan, g…

‎Nu’man Iskandar: Kasus PT JPC Cerminan Lemahnya Pengawasan Pemkot Madiun

‎Nu’man Iskandar: Kasus PT JPC Cerminan Lemahnya Pengawasan Pemkot Madiun

Kamis, 21 Mei 2026 21:14 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 21:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Munculnya dugaan PT Jatim Parkir Center (JPC) selaku pengelola lahan parkir di Jl. dr.Soetomo Kota Madiun, yang diduga belum m…

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

AJI dan PFI Surabaya Desak Pembebasan Jurnalis yang Ditahan Israel

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penahanan sembilan warga negara Indonesia (WNI), termasuk empat jurnalis, oleh militer Israel memicu perhatian luas. Mereka merupakan b…

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Perkuat Mobilitas, Bluebird Kembangkan Layanan Multimoda dan Tambah Armada Listrik

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 20:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Perusahaan transportasi Bluebird Group terus mengembangkan layanan mobilitas di Surabaya seiring tingginya aktivitas masyarakat di k…

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat  Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pendidikan, Pondok Pesantren Sunan Drajat Luncurkan 12 Modul Pembelajaran

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Langkah besar Pondok Pesantren Sunan Drajat dalam wujudkan Pesantren percontohan, dan meningkatkan kualitas pendidikan terus…

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Program CKG, Dinkes Sidoarjo Optimis Target 46 Persen Tercapai

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat  untuk memanfaatkan semaksimal mungkin layanan Cek …