Ayah Tiri Pelaku Penganiayaan Tertangkap Ngumpet di Hutan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku penganiaayaan ditunjukkan saat rilis kasus. SP/Mahbub Fikri
Pelaku penganiaayaan ditunjukkan saat rilis kasus. SP/Mahbub Fikri

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pelarian ayah tiri pelaku penganiayaan pada anak dibawah umur yang videonya viral di medsos, berakhir sudah.

Petugas yang memperoleh laporan pun langsung bergerak cepat dan  berhasil menangkap pelaku penganiayaan balita di Jalan Bogen 1/8, Tambaksari Surabaya tersebut.

Pelaku diamankan setelah beberapa hari melarikan diri dan petugas mengejar hingga ke Indramayu, Jawa Barat.

Identitas pelaku diketahui bernama Nanang Iskandar (26) warga Indramayu, Jawa Barat ditangkap oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Sabtu (20/2/2021) malam.

Menurut Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian Purnomo pelaku ditangkap   Indramayu, Jawa Barat.

“Pelaku berhasil kita tangkap di daerah perkebunan di dalam hutan pinus namanya Hutan Parabon di Jawa Barat, setelah hampir seminggu kabur karena mengetahui video penganiayaan yang dirinya lakukan menjadi viral,” kata AKBP Oki, saat jumpa pers, Senin (22/2/2021).

AKBP Oki menambahkan, dari pengakuan pelaku nekat menganiaya anak tirinya karena jengkel pelaku yang rewel dan sering menangis. Bahkan, saat pelaku mencoba mendiamkan namun tetap menangis , dan akhirnya melakukan kekerasan tersebut.

"Pengakuan  pelaku karena merasa jengkel pada sang anak yang sering rewel dan menangis,” tutur Oki.

“Saat ini, kondisi kesehatan korban dan sang ibunya masih dalam keadaan labil dan kini tengah dirawat,” imbuhnya.

Dari hasil keputusan bersama antara polisi dan Dinas Sosial Surabaya, untuk saat ini korban atau anak tirinya itu diasuh oleh orang tua kandungnya.

“Atas perbuatan pelaku dijerat Pasal 80 Undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkas Oki. fm

 

Berita Terbaru

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

SPPG Ngampel Dilaunching, Target 52 Unit di Kabupaten Madiun

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:30 WIB

‎SURABAYA PAGI, Madiun — Cakupan Program  Makan Bergizi Gratis (MBG)  di Kabupaten Madiun kian diperluas seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan …

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Alami Kecelakaan Lalulintas, 21 Tahun Lalu, Kakek Usia 95 Tahun Mengakhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

Sabtu, 07 Feb 2026 13:24 WIB

SURABAYA PAGI, Blitar- Keman, kakek berusia 95 tahun warga Desa Purworejo Kec.Sanankulon Kabupaten Blitar di ketahui gantung diri di ruang tamu rumahnya,…

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Gerindra, Tahun 2029, Belum Bahas Cawapres

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat ditanya terkait posisi cawapres 2029 pendamping Prabowo Subianto , Sekjen Partai Gerindra Sugiono menegaskan belum ada…

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Ribuan Hufadz Gelar Semaan Al Qur'an Berharap Sidoarjo, Makmur Aman dan Damai

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo  - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke …

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Pilpres 2029, PAN Ajukan Zulhas Dampingi Prabowo

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:40 WIB

Wakil Ketua Umum PAN Tegaskan Dukung  Prabowo, tak Sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka, Juga PKB     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini, ada sejumlah partai …

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Pengondisian Jalur merah, Tiap Bulan Rp 7 Miliar

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 18:38 WIB

Modus Suap Importir PT Blueray ke Para Oknum Dirjen Bea Cukai Temuan KPK   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyebut para oknum Bea Cukai juga menyewa safe …