Upah Guru Sukwan di Bangkalan Sangat Rendah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan. SP/ BJ
Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Banyaknya jumlah guru Sukarelawan (Sukwan) di Kabupaten Bangkalan yang melebihi jumlahnya guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) kurang mendapat perhatian. Salah satunya, upah yang diberikan sangat rendah dan hingga saat ini masih di bawah angka separuh Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Menaggapi kondisi ini, komisi D DPRD Bangkalan, sebagai mitra Dinas Pendidikan (Disdik) melakukan peninjauan langsung ke 18 kantor Koordinator Wilayah (Korwil) agar seluruh sekolah dapat memberikan gaji yang lebih layak kepada guru sukwan.

Ketua komisi D Nur Hasan mengatakan, bahwa 50 persen dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa digunakan untuk belanja pegawai.

“Artinya, sekolah memiliki wewenang untuk memberikan gaji sukwan lebih banyak karena bisa menggunakan dana BOS sampai 50 persen,” terangnya, Rabu (24/2/2021).

Sementara itu, Sekretaris Disdik setempat, Zainul Qomar menegaskan, jika pemberian kesejahteraan guru Sukwan harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan sekolah.

“Kami tentu mendukung, namun juga perlu diperhatikan kemampuan sekolah untuk memberikan kesejahteraan tersebut,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau agar seluruh sekolah memberikan gaji Sukwan yang layak. Sebab, tenaga yang dikeluarkan oleh guru Sukwan sama dengan guru PNS.

“Harapan kami semoga dapat meningkatkan upah Sukwan yang minim dan menjadi lebih manusiawi,” tandasnya. Dsy12

 

Berita Terbaru

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Seorang Laki-laki Asal Malang Tewas di Kamar Kos-kosan Blitar

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Rabu ( 9 September 2026 ) pukul 17.00, warga Desa Tingal Kec.Garum Kab.Blitar di kejutkan adanya tewasnya seorang laki laki sekitar…

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

11 Anggota Fraksi Demokrat Absen saat Gubernur Bahas APBD 2027, Emil Pasang Badan

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur, Kamis (10/9/2026), dengan agenda penyampaian Nota Keuangan Gubernur atas Rancangan Perda …

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Pemkot Mojokerto Dorong Perusahaan Tingkatkan Kesadaran Lindungi Pekerja lewat Jamsostek

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi meminta perusahaan dan pemberi kerja meningkatkan kesadaran dalam memberikan…

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan beras jenis premium…

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sejumlah petani cengkeh di Wonosalam, Jombang mulai merasa lega lantaran harga cengkeh mengalami kenaikan. Meski demikian, hal itu…