Cegah Covid 19, Kasdam V Brawijaya Berikan Bantuan Alkes di Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Kasdam V Brawijaya Brigjen Agus saat memberikan bantuan berupa alat kesehatan kepada Kepala Desa Pabian kecamatan kota kab. Sumenep, Zulfikar di Balai Desa Pabian. SP/Ainur Rahman
Kasdam V Brawijaya Brigjen Agus saat memberikan bantuan berupa alat kesehatan kepada Kepala Desa Pabian kecamatan kota kab. Sumenep, Zulfikar di Balai Desa Pabian. SP/Ainur Rahman

i

 

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kepala staf Daerah Militer (Kasdam)  V Brawijaya, Brigjen Agus memberikan bantuan kepada kepala Desa Pabian Kecamatan Kota/Kab Sumenep pada Rabu (24/02).

Bantuan berupa alat-alat kesehatan untuk pencegahan Covid 19 yang semakin hari terus bertambah angka kematian terutama di Jawa Timur.  Pada kesempatan tersebut hadir pula Plh Bupati Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi M.Si, berikut Forkopimda serta jajaran OPD kab Sumenep.

Menurut Agus dari data yang terkumpul angka kematian yang terpapar covid 19 kurang lebih,  8917 yang meninggal hampir 9 ribu, sementara nasional angka kematian mencapai  34100 jika Nasional saja seperti itu, berarti  30% persennya itu adalah Jawa Timur.

“Nah di Desa Pabian, baru ada 7 pasien yang meninggal dunia yang terpapar covid, tapi jangan dianggap remeh, kita harus dapat mencegah angka kematian tersebut, dengan cara mematuhi protokol kesehatan,”ujarnya.

"Berapapun yang terpapar covid itu, kalau bisa jangan sampai meninggal, jadi harus kita pertahankan untuk mengatasi penyebaran virus corona dengan cara mematuhi protokol kesehatan, artinya  kita jangan menganggap di Desa Pabian itu hanya 7 orang, kita harus mencegah jangan sampai ada yang meninggal karena covid"imbuhnya. 

Selain itu sambungnya, Kita sudah banyak melakukan beberapa cara dari PSBB, PPKN bahkan ada perpanjangan, karena melihat semakin tingginya angka kematian yang terpapar penyakit corona tersebut. “Jadi kita harus benar-benar mengawasi baik dari tingkat Mikro, tingkat mikro itu artinya dari tingkat bawah, zonasinya dari tingkat RT dan hampir diseluruh RT itu zonasinya tidak ada yang merah berarti sedikit aman dari wabah virus corona tersebut” katanya. 

Agus menjelaskan, bahwa jika zona merah itu berarti ada 10 rumah lebih yang terpapar positif corona, kalau oranye 5-10 dan  kalau kuning 1-5  baru  hijau itu berarti di desa nol dalam desa tersebut itu tidak ada orang yang terpapar covid. 

Di Kab Sumenep, yang ada hanya oranye dan hijau sementara yang kuning tinggal 19, jadi 19 posko yang kuning saya sarankan harus memiliki alat tes swab antigen, ini harus punya alat, dan adakan treser untuk mengetahui siapa saja yang terpapar covid setelah itu di Rapid antigen, dan perlu diadakan treser untuk mengetahui terpapar covid,

 “Selama pasien terpapar covid 19 maka selama tujuh hari itu dalam pengawasan, dia berhubungan dengan siapa, dan kontak dengan siapa, tujuannya untuk mencegah wabah menularnya covid 19,” pungkasnya.

Sementara kepala Desa Pabian kota sumenep, Zulfikar menyambut niat baik Kasdam Brigjen Agus yang memberikan kesadaran terhadap masyarakat di Desa Pabian Kecamatan Kota Sumenep.

"Saya sangat berterima kasih, karena telah dibantu dalam memberikan kesadaran akan pencegahan Covid 19, khususnya bagi masyarakat di Desa Pabian," pungkasnya. ar

Berita Terbaru

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Bambang Sulistomo, putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, di Gedung Negara Grahadi, S…

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun terus m…

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran listrik,…

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ekspansi bisnis kuliner premium berbasis halal terus menunjukkan tren pertumbuhan di Indonesia. Salah satunya ditandai dengan p…

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni  ‎

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni ‎

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat tiga tersangka di lin…

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring kemelutnya masarakat wilayah Kec.Kepanjen Kabupaten Malang dengan pihak PJT ( Perum Jasa Tirta ) sejak beberapa waktu lalu,…