Dirikan ASC Foundation, Kyai Asep Sumbar Tolak Bantuan Pemerintah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asep Saifuddin Chalim saat deklarasi organisasi baru bernama Asep Saifuddin Chalim Foundation (ASCF), Rabu (24/2/2021) sore. SP/Dwy Agus Susanti
Asep Saifuddin Chalim saat deklarasi organisasi baru bernama Asep Saifuddin Chalim Foundation (ASCF), Rabu (24/2/2021) sore. SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - KH. Asep Saifuddin Chalim mendirikan organisasi baru bernama Asep Saifuddin Chalim Foundation (ASCF), Rabu (24/2/2021) sore. Organisasi nirlaba ini bermarkas di Kampus Institut KH. Abdul Chalim, Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Ayah kandung Wakil Bupati Mojokerto terpilih, Muhammad Al Barra ini mendeklarasikan yayasannya hanya beberapa hari jelang pelantikan sang putra. 

"Yayasan ini didirikan bukan untuk profit oriented, kami disini hanya ingin memberi dan tidak mengharap ataupun menerima bantuan sepeserpun dari pemerintah atau siapapun," tegas Kyai Asep.

Pendiri dan pengasuh pondok pesantren modern Amanatul Ummah ini menyebut, pihaknya tidak akan membuat CV atau PT untuk mengemis proyek dari pemerintah. Ia juga tidak akan memanfaatkan jabatan putranya untuk memperkaya diri sendiri.

"Kalau boleh sombong, penghasilan saya sebulan setara dengan gaji Bupati selama lima tahun menjabat. Jadi logikanya, buat apa saya memanfaatkan jabatan putra saya," gumamnya.

Kyai Asep mengatakan, meski selama ini ia dekat dengan tokoh penting di negeri ini, tapi ia tidak pernah memanfaatkan untuk kepentingan dirinya sendiri. 

"Sering saya ditawari Pak Presiden Jokowi untuk diberi bantuan bagi pengembangan ponpes dan institut saya, tapi itu selalu saya tolak. Pun demikian juga dengan Bu Gubernur Khofifah. Intinya, saya tetap konsisten untuk tak menerima bantuan apapun dari siapapun itu," tegasnya.

Ia juga mengaku, hartanya yang menumpuk banyak ini ingin dibagi-bagikan untuk kemakmuran warga Mojokerto khususnya dan warga negara Indonesia pada umumnya. 

"Tahun kemarin saya sudah memberikan beasiswa pendidikan kepada 3 ribu anak didik. Dan tahun ini, saya bagikan lagi ribuan beasiswa bagi pelajar tak mampu yang tersebar di 517 Kabupaten dan Kota se Indonesia," janjinya.

Tak hanya itu, Ia juga akan memberi bantuan bedah rumah gratis bagi warga miskin dan bantuan paket sembako pada korban bencana ataupun warga tak mampu lainnya.

"Kalau ada yang butuh bantuan, informasikan kepada kami, Insya Allah akan kami bantu dengan ikhlas tanpa berharap imbalan apapun," tukasnya.

Terpisah, Muhammad Santoso, salah satu pengurus harian ASCF kepada Surabaya Pagi mengatakan, sebagai organisasi yang independen dan mandiri, maka pembiayaannya juga dilakukan secara mandiri.

"Sumber dana semua dari Pak Kyai Asep Saifuddin Chalim. Jadi tidak ada bantuan dari APBD Kabupaten, Provinsi ataupun APBN," terangnya.

Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto ini menambahkan, organisasi ini dibentuk untuk membantu pemerintah secara langsung dalam usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.

"Dalam bentuk penyediaan ambulan atau mobil sehat di setiap kecamatan Mojokerto serta turut andil dalam aksi tanggap bencana di tingkat regional maupun nasional," terangnya.

Selain itu, lanjut Santoso, organisasi ini juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pelajar baik dari dalam ataupun luar negeri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi melalui program beasiswa.

"Kita semua tahu, Kyai Asep ini punya tangan besi dalam mendirikan sekolah yang berkualitas dengan standart internasional. Jadi kemampuan beliau dalam hal pendidikan tak diragukan lagi," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Libatkan Banyak Pihak, Disdik Bojonegoro Berupaya Tangani Anak Tidak Sekolah

Libatkan Banyak Pihak, Disdik Bojonegoro Berupaya Tangani Anak Tidak Sekolah

Selasa, 09 Jun 2026 15:03 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Melalui langkah pendataan, verifikasi lapangan, hingga penyusunan strategi penanganan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten…

Kapolres Blitar Kota Pimpin Sertijab Kasat Lantas dan Penyerahan Jabatan Kapolsek Ponggok

Kapolres Blitar Kota Pimpin Sertijab Kasat Lantas dan Penyerahan Jabatan Kapolsek Ponggok

Selasa, 09 Jun 2026 14:54 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tepat tanggal 9 Juni 2026, Kapolres Blitar Kota AKBP.Kalfalris Triwijaya Lalo S.IK.M.IK melantik dua jabatan di jajaran Polres…

Lupa Matikan Teko listrik Berujung Rumah Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Lupa Matikan Teko listrik Berujung Rumah Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta

Selasa, 09 Jun 2026 14:50 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi peristiwa kebakaran di wilayah Blitar Raya terjadi, kali ini (Selasa 9 Juni 2026) dini hari tadi, terjadi di rumah milik  Joko …

Perkuat Pemberantasan Cukai Ilegal, Wali Kota Ingatkan Aparat untuk Lakukan Pendekatan Humanis

Perkuat Pemberantasan Cukai Ilegal, Wali Kota Ingatkan Aparat untuk Lakukan Pendekatan Humanis

Selasa, 09 Jun 2026 14:05 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 14:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas penegakan peraturan daerah t…

Demi Akses BBM Subsidi, Pemkab Pamekasan Percepat Perizinan Kapal Nelayan

Demi Akses BBM Subsidi, Pemkab Pamekasan Percepat Perizinan Kapal Nelayan

Selasa, 09 Jun 2026 13:56 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Guna memastikan seluruh aktivitas perikanan berjalan sesuai aturan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan terus mempercepat…

Awasi Pedagang Nakal, Pemkab Trenggalek Gelontorkan 1.500 Liter Minyakita

Awasi Pedagang Nakal, Pemkab Trenggalek Gelontorkan 1.500 Liter Minyakita

Selasa, 09 Jun 2026 13:41 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Komindag) setempat…