Kalahkan Kedzoliman, Kiai Asep Minta Masyarakat Menangkan Machfud-Mujiaman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Machfud Arifin saat bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Ammanatul Ummah .SP/ALQOMARUDDIN.
 Machfud Arifin saat bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Ammanatul Ummah .SP/ALQOMARUDDIN.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -Pengasuh Pondok Pesantren Ammanatul Ummah, Kiai Asep Saifuddin Chalim meminta masyarakat Kota Surabaya mencoblos pasangan calon nomor urut 02 Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) pada pemilihan 9 Desember mendatang.

Alasan Kiai Asep lantaran tidak suka dengan kedzoliman yang dilakukan walikota surabaya tri Rismaharini. “Saya tidak suka dengan kedzoliman yang dilakukan oleh Risma sebagai walikota yang harusnya mengedepankan netralitas, malah secara terang-terang menunjukan Ketidaknetralannya. Apalagi mencantumkan fotonya ke banner-banner ataupun spanduk calon yang diusung terpampang di jalan-jalan,” ungkapnya, Rabu (25/11). 

Menurut Kiai Asep hal itu tak boleh dilakukan karena gambar wajahnya yang dipakai terpasang secara permanen, baik di hari kerja maupun hari libur. 

"Saya nggak suka apa yang dilakukan Bu Risma dengan memasang gambar dirinya disandingkan dengan paslon. Itu nggak benar, beliau wali kota, kalau cuti nggak apa-apa, tapi ini gambar permanen. Hari efektif maupun tidak itu tidak boleh," katanya. 

 Kyai Asep menegaskan harusnya Risma seperti gubernur jatim Khofifah Indar Parawansa yang mengedepankan netralitas, dikarenakan posisinya adalah kepala daerah.   

"Saya ini diakui sebagai ayah oleh Gubernur Khofifah. Begitu masuk kampanye, nggak pernah mau ketemu saya. Menghindar. Saya welcome. Sebagai pemimpin harus demikian. Netralitas harus dijaga tidak berpihak. Sedangkan yang dilakukan Risma keberpihakannya permanen," bebernya.  

Kiai Asep menegaskan kemenangan Machfud Arifin adalah kemenangan dari kedzoliman, untuk itu warga surabaya pada 9 Desember coblos nomor 2 Machfud-Mujiaman untuk surabaya lebih maju dan mengalahkan kedzoliman. Selain itu nama MA adalah nama seorang santri. Sebagai santri juga sepatutnya harus memilih santri. 

 "Saya sebagai santri, beliau namanya nama santri. Dari sisi nama sudah harus memilih Machfud Arifin, bukan yang lain," ujarnya. 

Sementara itu, Machfud mengaku senang bisa bersilaturrahmi ke Pondok Pesantren Ammanatul Ummah. Ia merasa bersyukur bisa mendapat doa restu dan penyemangat pada 9 Desember  nanti. 

 "Saya sudah kenal lama dengan Kiai Asep waktu masih jadi Kapolda.  Saya senang bisa bersilaturahmi. Saya tadi di support dan saya kasih visi misi saya. Saya Minta doa restu,” ujar arek suroboyo asli ini.

 Selain itu, Machfud juga diberikan semangat serta doa dan dijauhkan dari kezholiman.  

"Kiai Asep juga memberikan semangat sebelum pemilihan dan melawan kedzaliman. Saya diberikan doa dan kekuatan dijauhkan dari bala. Alhamdulillah. Saya berterimakasih," pungkas alumni SMPN 1 ini. Alq

 

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…