340 Pegawai Kejati Jatim Disuntik Vaksin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak proses penyuntikan vaksinasi terhadap seluruh lapisan pegawai Kejati Jatim, Kamis (25/2/2021).SP/BUDI MULYONO
Tampak proses penyuntikan vaksinasi terhadap seluruh lapisan pegawai Kejati Jatim, Kamis (25/2/2021).SP/BUDI MULYONO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sebanyak 340 pegawai yang bertugas di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim melaksanakan penyuntikan vaksin virus Corona (SARS-CoV-2).

 Proses penyuntikan yang dilakukan di lantai 8 gedung Kejati Jatim ini, diikuti oleh seluruh lapisan pegawai, mulai dari jaksa, tata usaha dan tenaga honorer lainnya.

 Dalam pelaksanaannya, tim tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dibantu dengan nakes poliklinik yang dimiliki Kejati Jatim, terdiri dari empat dokter dan tujuh nakes poliklinik.

Pada kesempatan kali ini, Kepala Kejati Jatim, Dr Mohamad Dofir SH, MH menyempatkan diri untuk mengucapkan terimakasih kepada pemerintah daerah khususnya Pemkot Surabaya yang sudah memfasilitasi program tersebut.

 “Harapannya, dengan pemberian vaksin ini, imun seluruh lapisan pegawai bisa meningkat dan memastikan diri dalam keadan sehat, sehingga bisa meminimalisir terjangkit virus Covid 19. Dengan begitu, kecil pula potensi untuk penularan terhadap orang lain, khususnya keluarga di lingkup terkecil, sehingga Covid-19 bisa segera berakhir,” ujar Dofir, Kamis (25/2/2021). 

Para ahli berpendapat, vaksinasi atau imunisasi merupakan prosedur pemberian suatu antigen penyakit, biasanya berupa virus atau bakteri yang dilemahkan atau sudah mati, bisa juga hanya bagian dari virus atau bakteri. Tujuannya adalah untuk membuat sistem kekebalan tubuh mengenali dan mampu melawan saat terkena penyakit tersebut.

Sebenarnya, sistem kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit bisa terbentuk secara alami saat seseorang terinfeksi virus atau bakteri penyebabnya. Namun, infeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk membentuk sistem kekebalan tubuh, yaitu vaksinasi. bd

Berita Terbaru

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Manuver dari Pengacara Senior Bela Eks Pejabat BGN

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:00 WIB

Karena Pak Sony tidak jujur. Sebelumnya bersumpah bersih. Tapi info beberapa orang, Sony menerima uang dari Asep secara rutin." Elza Syarief,…