Bupati Ikfina Pantau Langsung Vaksinasi PNS Sekretariat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati memantau langsung kegiatan vaksinasi pencegahan Covid-19 bagi pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy AS
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati memantau langsung kegiatan vaksinasi pencegahan Covid-19 bagi pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Mojokerto. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati didampingi Pj. Sekdakab Didik Chusnul Yakin serta OPD, memantau langsung kegiatan vaksinasi pencegahan Covid-19 bagi pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Vaksinasi digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, Selasa (2/3/2021) pagi di Pendapa Graha Majatama.

Dalam keterangannya, Bupati Ikfina yang juga seorang dokter mengatakan bahwa vaksinasi gelombang dua untuk tahap pertama ini, diberikan pada 900 orang karyawan karyawati lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mojokerto.

"Jadi hari ini vaksinasi untuk pelayanan publik, khusus untuk karyawan karyawati lingkup Setda sejumlah 900. Prosesnya sangat cepat dan akan rampung hari ini juga, karena sudah disiapkan enam tim," terang Ikfina.

Sedangkan untuk masyarakat umum, vaksinasi tahap dua diberikan sejumlah 46.000 dosis.

"Jumlah tersebut ditentukan Kemenkes, untuk selanjutnya didistribusikan oleh Pemda. 41 faskes kita juga sudah siap, terdiri dari 27 puskesmas, 11 RS dan 3 klinik," jelasnya.

Saat ditanya tentang fenomena penolakan vaksinasi oleh masyarakat, Bupati Ikfina menjawab dengan bijak bahwa hal tersebut dapat diselesaikan dengan berbagai pendekatan secara tepat.

"Terkait penolakan vaksin, tentunya kita akan melakukan berbagai pendekatan. Saat ini kita dahulukan dulu bagi yang bersedia," tutur bupati.

Terpisah, Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Kabupaten Mojokerto, dr Langit Kresna Janitra mengatakan target vaksinasi tahap kedua gelombang pertama dipastikan bisa selesai dalam minggu ini.

Jumlah tersebut menyasar untuk pelayanan publik. Dengan jumlah sebanyak 13.533 orang. "Jumlah vaksin yang dibutuhkan ada 1.504 vial," ujarnya.

Lanjut dia, proses vaksinasi ini sama seperti tahap pertama. Yakni dibagi menjadi empat. Diantaranya registrasi, skrining, vaksinasi, dan observasi. Proses vaksinasi masal itu bisa diselesaikan dengan cepat, namun yang terkendala di bagian observasi saja.

"Sebab kan observasi harus tunggu 30 menit, makanya yang buat lama di proses akhir itu," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

UMKM di Bondowoso Keluhkan Stok Beras Premium dan Medium Menipis

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mulai mengeluhkan kesulitan mendapatkan beras jenis premium…

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Lewat Perjanjian Kerja Sama, Pemkab Tekan Angka Pernikahan Anak di Situbondo

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Melalui menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para pihak yang berwenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo…

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Petani Jombang Was-was, Harga Cengkeh Naik Tapi Hama dan Penyakit Mengancam

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sejumlah petani cengkeh di Wonosalam, Jombang mulai merasa lega lantaran harga cengkeh mengalami kenaikan. Meski demikian, hal itu…

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seluruh Anggota Fraksi Partai demokrat Jawa Timur kompak absen dalam Paripurna pembacaan Nota Keuangan Gubernur Jawa Timur…

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI,com, Magetan - Musim kemarau panjang, sejumlah harga cabai di Pasar Sayur Magetan kembali naik karena pasokan cabai ke pasar berkurang. Padahal,…

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berkah teriknya matahari di musim kemarau panjang menjadikan proses pengeringan batu bata lebih cepat yang disertai peningkatan…