Guru Belum di Vaksin, Kelas Tatap Muka SMP TNH Sepi Murid

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP swasta favorit Kota Mojokerto, Taruna Nusa Harapan (TNH). SP/Dwy Agus Susanti
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP swasta favorit Kota Mojokerto, Taruna Nusa Harapan (TNH). SP/Dwy Agus Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP swasta favorit Kota Mojokerto, Taruna Nusa Harapan (TNH) hanya di ikuti segelintir siswa. Pasalnya, mayoritas wali murid masih enggan memberikan izin untuk belajar secara luring.

Kepala Sekolah SMP TNH, B.S. Soelistyawati Udhayani kepada Surabaya Pagi mengatakan dari hasil survey yang dilakukan pihak sekolah melalui akun google form bulan Februari kemarin, mayoritas wali murid masih ragu memberikan izin pembelajaran langsung di kelas.

"Hanya 15 persen saja yang setuju, sisanya 85 persen masih menginginkan pembelajaran melalui daring," ujarnya, Rabu (3/3/2021) pagi.

Soelis menyebut, keengganan wali murid memberikan izin ini dikarenakan belum adanya kepastian vaksinasi Covid-19 bagi guru SMP Swasta di Kota Mojokerto.

"Hingga hari ini kita belum diberi jadwal vaksinasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto. Kalau yang SMP Negeri memang sudah, tapi yang swasta masih belum," ujarnya.

Soelis merinci, jumlah total kelas di SMP TNH saat ini sebanyak 11 kelas, dengan jumlah total siswa sebanyak 338 orang. Itu termasuk siswa reguler dan kelas nasional plus (Nasplus).

"Dari jumlah tersebut, hanya 55 siswa yang mengikuti PTM. Dengan rincian, siswa kelas VII sebanyak 18 siswa, kelas VIII sebanyak 21 siswa dan Kelas IX sebanyak 16 siswa," jelasnya.

Masih kata Soelis, pembelajaran daring dan luring ini dilaksankan secara bersamaan. Dimulai dari pukul 6.45 WIB hingga 10.05 WIB tanpa jam istirahat.

"Jadi saat mengajar di kelas, guru juga membawa laptop untuk melayani pembelajaran daring di rumah melalui aplikasi zoom meeting. Sehingga pelajaran yang didapat di kelas dan di rumah, materinya sama," tukasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga memberlakukan protokol kesehatan ketat bagi pembelajaran di kelas ini. Diantaranya, menyediakan alat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) lengkap dengan keset yang sudah dibasahi dengan cairan disinfektan, thermo gun, masker dan face shield serta meja yang bersekat plastik.

"Untuk menghindari kerumunan, kita juga memberlakukan sistem bergiliran. Yakni satu minggu untuk kelas VII dan minggu berikutnya untuk kelas VIII serta IX. Ini juga agar wali murid tidak bingung terkait jam masuk putra-putrinya," pungkasnya. Dwy

Berita Terbaru

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…