Dusun Sumbulan yang Sepi Tak Berpenghuni di Ponorogo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bangunan masjid menjadi satu-satunya bangunan yang kokoh berdiri di Dusun Sumbulan. SP/ PNG
Bangunan masjid menjadi satu-satunya bangunan yang kokoh berdiri di Dusun Sumbulan. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dusun Sumbulan yang masuk Desa Plalangan Kecamatan Jenangan Ponorogo sudah lama tidak berpenghuni sejak tahun 2016 lalu, satu keluarga pindah rumah ke Desa Tegalsari Kecamatan Jetis. Dusun tersebut tidak jauh dari pusat kota Ponorogo, jaraknya hanya 10 kilometer. Namun, untuk menuju ke sana, harus melewati jalan sawah yang terjal. Jalan tersebut menjadi akses satu-satunya.

Tohari, salah satu warga yang pernah menghuni Dusun Sumbulan mengatakan, saat masuk dusun Sumbulan, disambut dengan lebatnya pepohonan. Luas dusun Sumbulan kurang lebih 1 hektare. Arah barat, utara dan selatan dusun ini dibatasi oleh sungai. Sedangkan bagian timur berbatasan dengan sawah yang menjadi satu-satunya akses masuknya.

“Dusun Sumbulan ini sudah tidak berpenghuni dari tahun 2016, saat keluarga adik saya memutuskan pindah ke Desa Tegalsari Kecamatan Jetis,” katanya, Kamis (4/3/2021).

Saat ini, hanya ada 4 bangunan rumah dan satu masjid di Dusun Sumbulan. Namun, kondisi bangunan rumah itu sudah tidak terawat, bahkan ada yang hampir roboh. Hanya masjid, satu-satunya bangunan yang kokoh berdiri dan terawat. Meski tidak ada penghuninya, masjid itu masih dibuat untuk ibadah.

“Ya kalau waktu dzuhur dan ashar saya yang adzan, biasanya ya cuma digunakan dua waktu itu,” katanya.

Tohari menceritakan, pindah rumah ke Kelurahan Kadipaten Kecamatan Babadan ikut istrinya pada tahun 1982 lalu. Namun, hampir setiap hari dirinya berada di dusun tersebut. Sebab, setiap ke sawah, dia istirahatnya di masjid tersebut.

“Jadi saya itu pagi ke sawah, istirahat di masjid ini, setelah itu kalau sudah sore baru pulang ke rumah,” katanya.

Pada tahun 1960-an, warga yang mendiami Dusun Sumbulan masih banyak. Ada sekitar 40 orang. Tetapi lambat laun, warga mulai meninggalkannya. Ada yang ikut suami atau istrinya setelah menikah. Ada juga yang pindah rumah karena memang merasa daerah ini sepi.

“Yang muda-muda mana mau kalau tinggal di tempat sepi kayak gini. Aksesnya masih jalan persawahan, selain itu Dusun Sumbulan ini dikelilingi oleh sungai. Jadi bisa dikatakan sepi dan terpencil,” pungkasnya. Dsy8

 

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…