Wali Kota Blitar Tasyakuran, Panitia Penyelenggara Dipanggil Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar acara tasyakuran wali kota Blitar yang melanggar prokes dengan tidak mengenakan masker. SP/Hadi Lestariono
Tangkapan layar acara tasyakuran wali kota Blitar yang melanggar prokes dengan tidak mengenakan masker. SP/Hadi Lestariono

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Beredarnya video yang viral tentang Wali Kota Blitar yang baru saja dilantik Gubernur Jatim, akhir bulan Februari 2021 lalu, H Santoso. Wali Kota Blitar itu asik menyanyi dan berjoget, bersama beberapa penyanyi wanita serta membagi-bagi uang di atas panggung tanpa mematuhi 5M. Aksi ini pun menuai kecaman dari warganya dan beberapa masyarakat karena dianggap melanggar aturan pemerintah di masa Pandemi.

Dalam tayangan video viral yang didapat Surabaya Pagi berdurasi 1 menit itu, Wali Kota Blitar yang dilantik Jumat (26/2/2021) lalu, malam harinya langsung melakukan tasyakuran bersama para relawannya di gedung Kusuma Wicitra, Kota Blitar.

Tampak dalam tayangan video tersebut Santoso yang menenakan batik merah, terlihat tidak mengenakan masker serta tanpa menjaga jarak saat melakukan acara joget. Tak hanya itu, terlihat pula Santoso membagi bagikan uang (saweran) kepada para biduan, pesta syukuran tersebut jelas dan nyata menyalahi aturan Prokes yang dicanangkan pemerintah.

Atas beredarnya video pesta pelantikan di Gedung Kusumo Wicitro tersebut, Santoso mengaku tetap kukuh mengatakan bahwa acara tersebut berjalan sesuai protokol kesehatan.Ia juga mengakui sosok dalam video tersebar itu adalah dirinya bersama relawanya pada Jumat (26/2) malam usai dilantik gubernur menjadi walikota.

"Benar itu saat acara tasyakuran, saya mengundang relawan di Gedung Kusumo Wicitro," kata Wali Kota Blitar, Santoso, Minggu (7/3/2021).

Meski tampak tanpa kenakan masker dan tanpa menjaga jarak, Santoso tetap mengklaim bahwa telah mematuhi protokol kesehatan. Sebab dirinya mengaku telah melakukan pembatasan jumlah tamu undangan. Selain itu, waktu penyelenggaraan juga dibatasi selama dua jam.

"Untuk caranya berkisar dua jam, pukul 20.00 WIB mulai dan pukul 22.00 WIB sudah selesai, untuk undangan sekitar 50 undangan," kata Santoso lagi.

Dengan santainya Santoso mengaku biar acaranya tidak sepi pihaknya mendatangkan penyanyi hanya sekadar untuk hiburan di sela-sela acara. "Saat acara makan-makan itulah diisi dengan acara electone," terang Santoso.

Beredarnya video acara pesta pelantikan itu mendapat tanggapan dari Polres Blitar Kota, seperti yang disampaikan Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan melalui pesan WA ke Surabaya Pagi. Menurut AKBP Yudhi, pihaknya telah mengetahui video acara syukuran yang diselenggarakan Wali Kota Blitar Santoso bersama relawannya, untuk itu pihaknya akan memanggil pihak panitia atau pihak pihak penyelenggara.

"Melakukan pemanggilan terhadap seluruh panitia untuk diminta keterangan dan melakukan pengecekan dan identifikasi di lokasi kegiatan dan Senin besok (hari ini, red) akan diagendakan pemeriksaan swab terhadap seluruh peserta yang ikut  hadir dan kita berkoordinasi dengan dinas kesehatan," kata AKBP Yudhi melalui Whatsapp.

Sementara dengan waktu selisih tiga hari dari giatnya Tasyakuran Walikota Santoso, Masyarakat yang sedang punya hajatan didatangi petugas Gugus Covid-19 agar membubarkan acaranya, sedang giat masyarakat bersifat salam tempel tanpa ada hiburan.

"Tetangga saya hanya sekedar mengundang tetangga dan kerabat tanpa ada hiburan di datangi petugas untuk menutup kegiatan pernikahan, di datangi pukul tujuh malam Mas," ungkap Ramelan warga Kel Gedog Kec Sananwetan Kota Blitar. les/cr2/ril

Berita Terbaru

Masuki Panen, Pemkab Bojonegoro Dorong Kenaikan Harga Jual Tembakau Rajangan Kering

Masuki Panen, Pemkab Bojonegoro Dorong Kenaikan Harga Jual Tembakau Rajangan Kering

Kamis, 13 Agu 2026 10:44 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Memasuki masa panen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berupaya mendorong kenaikan harga jual tembakau rajangan…

2.056 Wisatawan Berbondong-bondong Ajukan ‘Refund Imbas Bromo Ditutup Total

2.056 Wisatawan Berbondong-bondong Ajukan ‘Refund Imbas Bromo Ditutup Total

Kamis, 13 Agu 2026 10:36 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti pasca insiden meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari…

Antisipasi Karhutla Bromo Tak Berulang, Pemkab Probolinggo Perkuat Mitigasi

Antisipasi Karhutla Bromo Tak Berulang, Pemkab Probolinggo Perkuat Mitigasi

Kamis, 13 Agu 2026 10:18 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo agar tak berulang karena penyebab kebakaran…

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Menkeu Tegaskan untuk Bayar Utang

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:12 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara terkait total utang pemerintah yang tercatat lebih dari Rp 10.000 triliun per…

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Ronaldo, Nikahi Pegawai Toko Ritel Gucci di Madrid

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesepakbola Christiano Ronaldo resmi menikahi kekasihnya Georgina Rodriguez setelah menjalin hubungan sejak 2016. Mereka mengumumkan…

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Polda Jatim Temukan Arisan Online Fiktif Capai Rp 71 miliar

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

Kamis, 13 Agu 2026 08:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktorat Siber Polda Jawa Timur membongkar kasus dugaan arisan online fiktif dengan perputaran uang mencapai Rp 71 miliar. Ada 140 orang…