Pelaku Mengaku Menyesal, Istri Blak-Blakan Mengakui

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
pers rilis di halaman Polsek Kencong.
pers rilis di halaman Polsek Kencong.

i

SURABAYAPAGI,Lumajang- Kasus perselingkuhan berujung maut membuat pelaku bernama Tauhid,(45) warga Dusun Krajan,Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Jember mengaku sangat menyesal atas perbuatan yang ia perbuat kepada Sukari,(40) yang notabene adalah sahabat karib dan juga masih tetangga tersebut pada Minggu,(7/3/2021) pagi.

Kasus pembacokan yang berujung tewasnya Sukari berawal dari Curhat dan pengakuan Kotiyah,(34) kepada Tauhid(Suaminya) jika selama rentang waktu 6 tahun ini telah berselingkuh dengan Sukari yang tidak lain adalah sahabat karib suami.

"Saya sangat merasa bersalah sekali kepada suami saya.,karena telah cerita semua tentang aib ini" ujar Kotiyah. Mengetahui cerita dari istri itupun tersebut membuat Tauhid langsung naik pitam dan mengamuk dan datangi rumah Sukari dan langsung membabat kepala yang bersangkutan yang asik sedang duduk bersama keluarganya.

Tidak sampai disitu saja kemarahan Tauhid memuncak dan langsung membawa sebilah clurit datang kerumah korban tanpa basa basi membacok korban yang sedang ngobrol bersama istri dan anaknya.

setelah membacok pertama korban di bagian kepala dia pergi lalu melihat korban masih bergerak dia kembali lagi dan membacok bagian pipi lalu tengkuk serta tangan dan terakhir bagian kaki. Setelah melihat korban terkapar bersimbah darah yang bersangkutan pergi berlalu.

Pelaku bernama Tauhid dalam kegiatan press conference di halaman Mapolsek Kencong pada Selasa,(9/3/2021) siang menyampaikan minta maaf.

"Saya minta maaf kepada korban dan keluarga serta istri dan tiga anak saya karena dengan kejadian ini saya tidak bisa lagi bertemu dengan anak saya"sambil menangis.

Tauhid sendiri yang berprofesi sebagai petani dan malam mencari Bekicot tersebut sudah berkawan lama senang Sukari,(Korban Pembacokan).,karena keduanya memang akrab seperti saudara dan terkadang korban juga ditemani saat menjaga makam DAM Tanggal sebagai juru kunci. Akp Adri S Kapolsek Kencong di sela sela Press Confrence menceritakan cikal bakal kasus berdarah ini.

"Benar ada masalah perselingkuhan dan itu berawal dari cerita kejujuran Kotiyah istri Pelaku dan hingga membuat yang bersangkutan naik pitam dan terjadilah insinden berdarah hingga membuat Sukari tewas saat dilarikan di UGD Puskesmas Cakru" ungkapnya.

Kapolsek juga menambahkan jika dalam kasus ini pelaku telah di mintai keterangan dan juga mengamankan barang bukti senjata tajam clurit serta saksi untuk pasal yang akan di dakwakan kepada pelaku yaitu pasal 338 tentang pembunuhan dengan junto pasal 351 ayat 2 tentang aniaya berat dengan ancaman 15 tahun hingga seumur hidup kepada pelaku pembacokan berujung tewasnya korban"imbuhnya.(Lim)

Tag :

Berita Terbaru

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…

BFI Finance Dorong Literasi Pembiayaan dan Kendaraan Bekas di Surabaya

BFI Finance Dorong Literasi Pembiayaan dan Kendaraan Bekas di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 15:17 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Literasi masyarakat dalam memilih pembiayaan kendaraan dan membeli mobil bekas menjadi perhatian dalam kegiatan NGOPI (Ngobrol O…

Calo SIM Diduga Masih Bergentayangan di Satpas Polres Gresik, Rp 850 Ribu SIM A Langsung Jadi Tanpa Ujian

Calo SIM Diduga Masih Bergentayangan di Satpas Polres Gresik, Rp 850 Ribu SIM A Langsung Jadi Tanpa Ujian

Jumat, 28 Agu 2026 14:27 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Janji memberantas praktik percaloan dalam pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Satlantas Polres Gresik kembali d…