Pembunuhan Kakek Bisri Tersangka Peragakan 45 Adegan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana reknstruksi kedua kali atas tewasnya Kakek Bisri dan penyerahan BB milik kirban yang selamat dari jarahan. SP/ Les
Suasana reknstruksi kedua kali atas tewasnya Kakek Bisri dan penyerahan BB milik kirban yang selamat dari jarahan. SP/ Les

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Untuk melengkapi BAP tersangka Dwi Kusuma Yudha (21) atas tewasnya Kakek Bisri Efendi (71), kembali Satreskrim Polres Blitar lakukan Rekontruksi pada Rabu (10/3/2021) siang, dalam rekuntroksi kali ini Polres Blitar hadirkan dua putri Korban serta ahli warisnya yang akan menerima kembali barang barang yang tidak menjadi barang bukti, termasuk uang sebesar Rp. 89 juta lebih, saat kejadian uang tersimpan dalam lemari di dalan kamar Kakek Bisri.

"Sekaligus seleseinya Rekuntroksi kita serahkan uang yang lolos dari persitiwa kemarin (pencurian dan pbunuhan) oleh tersangka, yang akan di serahkan langsung oleh Pak Waka Polres kepada ahli warisnya serta dua putrinya." kata AKP. Dony Kristian Baralangi.

Dalam rekuntroksi yang di hadiri Kasi Pidum Kejksaan Negeri Blitar Faetony SH bersama dua stafnya, tersangka Yuda melalukan beberapa adegan tambahan ada sekitar 42 adegan, di sana tersangka memperagakan sejak dirinya masuk toko dngn menyelinap/sembunyi di balik randon air yng berada di atap rumah korban sampai melakukan aksinya mencari uang milik korban Kakek Bisri, namun usaha itu tak buahkan hasil, sampai terjadinya pembunuhan terhadap Kakek Bisri dengan cara di pukul dngan gagang pacul berkali kali sampai di cekik dan di ikat kaki korban dngn lakban.

"Tambahan rekontruksi ini untuk melengkapi BAP setelah kita lakukan pra rekontruksi lalu, kali ini kita bersama Pidum Kejaksaan untuk lakukan olah TKP guna melengkapi BAP." Ujar AKP. Dony pada wartawan.

Rekontruksi Rabu (10/3) di (TKP) di Toko Pak Bisri Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kab Blitar ini mendapat perhatian ratusan warga sekitar untuk melihat jalanya rekontruksi dari luar garis polisi sekitar TKP.

Rekonstruksi yang di pimpin Kasat Reskrim AKP. Dony Kristiawan Bara Langi bersama team Inafis dengan cermat saksikan peragaan demi peragaan aksi tersangka sejak awal sampai tewasnya korban serta dari mana tersangka keluar setelah lakukan aksinya, ternyata tersangka keluar dari pintu utama dengan santainya, dan kesemuanya itu terekam CCTV, juga terekam tersangka sempat menutupi CCTV dengan lembaran tisu.

"Memang ada beberapa tambahan adegan yang diperagakan tersangka, memang lama dalam rekontruksi kali ini ada 45 adegan, karena tersangka sambil mengingat ingat peristiwa yang di lakukan, jadi lebih sempurna adegan demi adegan saat tersangka berada di TKP," ujar Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Donny K. Baralangi kepada Wartawan.

Masih adegan rekontruksi, tersangka menggambarkan dugaan uang yang tersimpan di dompet korban banyak, saat melakukan pencarian uang hanya ada sedikit penerangan dari senter milik korban yang terjatuh dan cahaya dari luar tambah AKP. Donny.

Masih keterangan AKP.Donny yang akan bergeser sebagai Kasat Reskrim Polres Malang ini menambahkan, seluruh adegan rekonstruksi dirasa telah sinkron dengan pemeriksaan yang dilakukan penyidik terhadap tersangka, sementara ini semua sesuai, dengan hasil pemeriksaan tersangka.

Untuk di ketahui Kakek Bisri Efendi pemilik Toko Pak BISRI ditemukan tewas bersimbah darah dengan tangan dan kaki terikat serta kepala tertutup sarung,pada Sabtu (27/2/2021) lalu. Selang waktu 48 Jam Polres Blitar berhasil mengungkap dan menangkap tersangka Yudha yang tak lain adalah tetangga korban sendiri.

Atas tindakan tersangka di kenakan dijerat dengan Pasal 339 KUHP Subsider 365 Ayat 2 Angka 1 tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan 15 tahun penjara.

Di akhir rekontruksi Waka Polres Blitar Kompol Himawan S.IK di dampingi AKP.Dony Kristian Baralangi menyerahkan beberapa barang di luar Kasus itu, termasuk uang tunai yang selamat dari jarahan tersangka karena tersimpan di lemari dalam kamar korban sebesar Rp. 89 juta dan benda benda lainya seperti sertipikat juga nearang berharga lainya, yang di saksikan ketua RT, Babinsa Koramil Kanigoro dan beberapa warga, sementara korban sejak 6 tahun lalu hidup sendiri di rukonya. les

Berita Terbaru

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

PDIP Surabaya Tegaskan Regenerasi Lewat Rapat Konsolidasi PAC

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 10:12 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya  -  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya menggelar Rapat Konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) bersama Ketua, S…

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Demokrat Jatim Gelar Retreat, Emil Dardak Sebut Momentum Refleksi dan Pengabdian

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 08:44 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM – DPD Partai Demokrat Jawa Timur menggelar retreat sebagai ruang jeda bagi para kader untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat a…

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Fraksi PDIP Jatim minta Perda Perlindungan Perempuan dan Anak segera di Implementasikan

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Angka pernikahan dini di Jawa Timur masih mengkhawatirkan. Berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) Kementerian A…

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

KPK Dalami Penerapan Pasal Kerugian Negara ke Eks Menag

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:45 WIB

Pakar dan Praktisi hukum Sarankan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Dibidik TPPU, Bukan hanya Suap dan Gratfikasi   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK …

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Lagi

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:43 WIB

Usai Kirim Surat Minta Maaf dan Siap Pimpin Munas     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sempat ditangguhkan, kini jabatan Ketua Umum PBNU, yang dipegang Gus Yahya …

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

DPR RI Kritik Kementerian PPPA

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Jumat, 30 Jan 2026 18:41 WIB

Hingga Satu Tahun, tak Pernah Lakukan Pemberdayaan Perempuan     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kementerian Pemberdayaan P…