SURABAYAPAGI, Surabaya - Layanan kapal ferry dengan titik berangkat Pelabuhan Ujung Surabaya menuju Pelabuhan Kamal Madura mulai sedikit normal.
Sejak sebelumnya, jumlah penumpang kapal mengalami penurunan akibat pandemi covid-19.
Dari data yang dihimpun Surabaya Pagi di lapangan, untuk jumlah keberangkatan penumpang hingga pukul 11:00 WIB, setidaknya ada sekitar 219 penumpang dewasa dan 4 orang penumpang anak.
"Ini total dari dua kapal. Untuk kapal Gajah Mada hingga trip ke-3 pukul 11, ada 122 orang dan kapal Jokotole ada 97 orang," kata petugas Operasional Pelabuhan Ujung Ahmad Suherman, Kamis (11/03/2021).
Selain penumpang, untuk kendaraan sepeda motor (golongan 2) sebanyak 240 kendaraan dan kendaraan pribadi roda empat sebanyak 12 unit dan truk sedang sebanyak 5 unit.
Secara rinci, 240 kendaraan roda tersebut tersebar di dua kapal. Untuk kapal Gajah Mada sebanyak 130 unit dan kapal Jokotole sebanyak 110 unit. Sementara untuk kendaraan pribadi roda empat secara berurutan adalah sebanyak 9 unit untuk kapal Gajah Mada dan 3 unit untuk kapal Jokotole.
Khusus untuk truk sedang kata Ahmad, bila dibandingkan dengan tanggal 9 kemarin mengalami peningkatan. Total keberangkatan truk sedang baik melalui kapal Jokotole maupun Gajah Mada hingga pukul 19:00 WIB sebanyak 3 unit.
"Tapi untuk hari ini hingga trip ke-3 pukul 11:00, telah ada 5 unit truk sedang," katanya
Sementara untuk total perjalanan penumpang di tanggal 9 Maret 2021 sebanyak 609 orang dengan rincian 314 orang menggunakan kapal Gajah Mada dan 295 menggunakan kapal Jokotole.
"Tapi jumlah penumpang ini sampai jam 7 malam ya. Ini total penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Ujung ke pelabuhan Kamal," katanya
Sementara itu, secara terpisah Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang Surabaya Eva Mardiany mengaku peningkatan penumpang tersebut mulai terjadi pasca pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid 2 yang berakhir pada 8 Februari lalu.
"Memang setelah PPKM berakhir itu mulai membaik," kata Eva Mardiany
Mengingat ada peningkatan, pihak ASDP Surabaya terus memperketat protokol kesehatan bagi para penumpang yang akan berangkat. Pemeriksaan suhu tubuh, penggunaan masker hingga jarak antar penumpang di kapal pun menjadi perhatian dari ASDP.
"Kami selalu memperhatikan protokol kesehatan, khususnya saat di atas kapal. Karena biasanya saat di kapal ada saja penumpang yang abai dan melepas masker," katanya
Selama ini kata Eva, pihaknya melayani melayani penumpang yang tinggal di Madura namun bekerja di Surabaya, atau yang tinggal di Surabaya tetapi bekerjanya di Madura.
Terkait layanan jam operasi, ASDP beroperasi secara normal yakni mulai pukul 06:00 WIB hingga pukul 19:00 WIB. Dan untuk kapal yang beroperasi di pelabuhan Ujung Surabaya adalah KMP Jokotole dan KMP Gajah Madah milik PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero).
"Kalau ada aturan baru yang ditetapkan kami akan mengikuti aturan (operasional) baru itu," katanya.sem
Editor : Mariana Setiawati