Jogetnya Viral, Wali Kota Blitar Minta Maaf

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Blitar, Santoso akhirnya meminta maaf atas pelanggaran protokol kesehatan saat bernyanyi dan berjoget.
Wali Kota Blitar, Santoso akhirnya meminta maaf atas pelanggaran protokol kesehatan saat bernyanyi dan berjoget.

i

SURABAYAPAGI, Blitar-Wali Kota Blitar, Santoso akhirnya meminta maaf atas pelanggaran protokol kesehatan saat bernyanyi dan berjoget dalam acara syukuran kemenangannya bersama para relawan (26/2) malam yang beredar di tengah tengah masarakat.

Atas pelanggaran Protokol Kesehatan dalam masa Pandemi Covid-19 menyatakan permintaan maafnya di hadapan awak media di ruang Lobi Kantor Pemkot Blitar pada Jumat (12/3) sore.

Dengan lakukan Protokol kesehatan, Walikota menyampaikan ungkapan kekilafanya dngan jaga jarak melalui sound sistem kecil saat di dampingi Kabag Humas Damanhuri, tanpa ada pejabat lainya

Dalam pernyataanya mantan Kepala Kantor Dikda (Pendidikan Daerah) Kota Blitar ini mengakui ketika melantunkan sebuah lagu di barengi joget para penyanyi dan para relawanya tanpa kenakan masker sekalian joget bareng.

"Jadi prinsipnya saya secara pribadi saya memohon maaf atas kekilafan saya, dalam acara beberapa waktu lalu (26/2) termasuk mewakili para relawan tang hadir saat itu,"Kata Santoso sambil merapatkan kedua telapak tangan di depan dadanya.

Perlu diketahui dalam tayangan Vidio terlihat Walikota Blitar Santoso yang tersebar luas tampak asik berjoget dan bernyanyi tanpa pedulikan Protokol Kesehatan di Gedung Kusumo Wicitro, kompleks rumah dinas wali kota, Jalan Sodanco Supriyadi.

Walikota Santoso meyampaikan bahwa benar acara itu merupakan syukuran pelantikan dirinya sebagai Wali Kota Blitar periode 2021-2024. juga mantan Wakil Walikota ini menjelaskan, alasan dirinya bernyanyi dan berjoget tanpa masker tersebut dan kegiatan itu diselenggarakan oleh para relawan tim pemenangan tanpa rencana hanya bersifat Spontanitas dari para relawan.

Selain itu Santoso menegaskan, kegiatan tersebut telah menerapkan protokol kesehatan, sebelum acara di mulai, seperti mencuci tangan sebelum masuk gedung, memakai masker, dan menyediakan hand sanitizer.

"Saya benar benar saat hadir pakai masker, tapi karena diminta untuk menyanyi, maka enggak mungkin saya menyanyi sambil pakai masker, ya to? Jadi, saya lepas kemudian saya menyanyi, atas permintaan teman teman relawan," jelas Santoso.

Santoso juga menyampaikan hal itu merupakan bentuk balas jasa kepada para relawan yang telah membantunya memenangi Pilkada Serentak 2020. Dan Santoso mengakui atas kesalahannya yang tak memakai masker saat bernyanyi dan menyebutkan, aksi melepas masker itu terjadi karena khilaf dan terbawa suasana.

"Maka untuk itu dari lubuk hati yang dalam saya terima kasih sudah diingatkan, memang ini merupakan dari kekhilafan saya, kekhilafan saya terlena dalam suasana pada saat itu, sehingga dipandang sebagai sebuah prasangka, saya sekali lagi mohon maaf atas kekeliruan saya." pungkas Santoso.Les

Berita Terbaru

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Empat Bulan Dilanda Banjir, Santri dan Ormas NU Turun Aksi Kuras Air dengan Alat Seadanya

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

Rabu, 11 Mar 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah Lamongan sudah memasuki bulan ke empat. Namun aksi nyata, dan penanganan banjir yang…

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Melalui Sembako Murah, PLN Hadirkan Program Terang Berkah Ramadan 2026

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 21:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dukung program ketahanan pangan, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur kembali menghadirkan program sosial bertajuk “…

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Ketua DPR Ketar-ketir, Maraknya OTT Kepala Daerah

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, baru saja terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. OTT itu terkait kasus dugaan…

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kepala PCO Hasan Nasbi, terlihat ikut rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto di kediamannya, Hambalang,…

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Advokat Suami Istri, Jadi Markus Emoh Dihukum 16 Tahun, Banding

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Advokat Marcella Santoso dan Ariyanto Bakri, suaminya dan M Syafei, mengajukan banding. Juga M Syafei. Mereka jadi terdakwa kasus…

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Kesuksesan Nadiem di Gojek Ditinggalkan, Gegara Dijadikan Menteri

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

Selasa, 10 Mar 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim menceritakan awal mula mendirikan PT Gojek Indonesia dan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa…