Kades Perempuan di Pasuruan, Digerebek Suaminya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga dan anggota kepolisian mendatangi lokasi penggerebekan kades dengan PIL
Warga dan anggota kepolisian mendatangi lokasi penggerebekan kades dengan PIL

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan – Seorang kades perempuan bernama Rini Kusmiati alias RK (38) digerebek suaminya bersama Salam alias SM (35) selingkuhannya. Rini, yang masih telanjang (maaf-red) kabur lewat pintu belakang sebuah rumah dekat kediamannya di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Sedangkan pria yang bersamanya, Salam (35) lari hanya memakai celana jins. Warga berhasil menangkap Salam dan dihajar bersama suami Rini. 

Menurut Eko Martono (EM), suami Rini, perselingkuhan istrinya dengan perangkat desa sudah berjalan lama, meski demikian tidak behasil digerebek warga. "Karena curiga, setiap hari saya ikuti kemana istri saya pergi. Dan benar saja dia bertemu selingkuhannya. Maka saya panggil warga untuk menggerebeknya," sebut Eko.

Petugas Polsek Nguling mengamankan Salam dan barang bukti lain berupa sprei kamar tidur dan dua sepeda motor milik Kades serta selingkuhannya untuk menghindari hal yang tak diinginkan.

"Jadi memang suami dari Ibu Kepala Desa Wotgalih ini sengaja membuntuti sejak dari rumah hingga ke TKP terpergoknya," jelas Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, Bu Kades Wotgalih ini keluar dari rumah seorang diri mengendarai motor Honda Scoopy. Suami Bu Kades, Eko Martono curiga, lantas membuntuti dari belakang dengan motornya.

Setelah beberapa menit membuntuti, Rini menghentikan laju motornya ketika sampai di rumah milik Salam, warga Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Kemudian, Rini langsung masuk ke rumah tersebut dan mengunci pintunya dari dalam.

"EM yang curiga istrinya berselingkuh di dalam rumah tersebut, lantas memanggil warga dan menggerebeknya," papar Endy.

10 menit dari masuknya RK ke dalam rumah milik AR itu, EM dibantu warga langsung mendobrak salah satu pintu rumah hingga terbuka. Setelah pintu terbuka, dugaan EM terhadap istrinya memang benar. RK diketahui telanjang dalam sebuah kamar bersama SM (35).

SM yang tak menyangka bakal digerebek warga gelagapan. Dia pun lari keluar terbirit-birit sambil membetulkan celana dan berusaha kabur dari kepungan massa. Namun, SM ditangkap dan nyaris menjadi bulan-bulanan massa. 

Sedangkan RK, lolos melalui pintu belakang rumah. "Saat terpergok itu, SM langsung lari ke depan rumah. Akan tetapi dapat diamankan oleh warga. Sedangkan Bu Kades RK melarikan diri melalui pintu belakang rumah," bebernya.

Dari perkara ini, polisi juga mengamankan sprei dan selimut tempat RK dan SM memadu asmara, termasuk dua motor milik keduanya.

"Saat ini, SM dan RK sudah diamankan ke Mapolres Pasuruan Kota untuk kondusifitas Desa Wotgalih," tandasnya.

Sementara itu, Eko Martono, suami bu kades mengatakan, dugaan perselingkuhan istrinya dengan perangkat desa sudah berjalan lama. Namun, tidak behasil digerebek warga. “Sudah yang ketiga kalinya (selingkuh). Baru kali ini digerebek massa,” katanya. pas/cr3/ham

Berita Terbaru

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Puncak Skandal Ponorogo, Bupati Nonaktif Sugiri Dituntut 7 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Jabatan dan Proyek RSUD

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Babak baru penanganan perkara korupsi yang mengguncang Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasuki tahap krusial. Jaksa Penuntut Umum (…

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

MPLS SMP Muhammdiyah 15 Surabaya Kenalkan Budaya Sekolah Islami dan Bertoleransi Antar Umat Beragama

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - MPLS yang di selenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 15 surabaya tak kalah menarik untuk di jadikan contoh oleh sekolah lain. MPLS…

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Musim Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Tegas Larang Masyarakat Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau yang disertai angin kencang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperketat pengawasan…

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Dinas Pendidikan Blitar Masih Kaji Ulang Penggabungan Tiga Sekolah Dasar

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -Tiga Sekolah Dasar di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tidak memperoleh Siswa maupun Siswi baru saat  PPDB (Penerimaan …

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Rehabilitasi 25 Sekolah Negeri

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Disdikbud Jombang Rehabilitasi 25 Sekolah Negeri

Selasa, 14 Jul 2026 14:10 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 14:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Bikin Heboh! Kopdes Merah Putih Gedangan Malang Berdiri di Seberang Sungai

Bikin Heboh! Kopdes Merah Putih Gedangan Malang Berdiri di Seberang Sungai

Selasa, 14 Jul 2026 13:27 WIB

Selasa, 14 Jul 2026 13:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini sejumlah netizen hingga warga dihebohkan dengan adanya bangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di…