Biji Kedawung yang Ampuh Obati Masalah Infeksi Hingga Gangguan Perut

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Biji Kedawung. SP/ SBY
Biji Kedawung. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kedawung lebih dikenal sebagai nama tempat, atau nama produk peranti rumah tangga. Tidak banyak orang yang mengenalnya sebagai tumbuhan. Kedawung  termasuk satu di antara 30 spesies tumbuhan obat langka Indonesia. Di Indonesia umumnya pohon kedawung hidup di hutan, di lereng-lereng yang terjal.

Tumbuhan ini dikenal sebagai salah satu raksasa hutan. Karena berbentuk pohon tinggi, dan memiliki akar papan yang tingginya bisa mencapai 5 meter. Dengan deskripsi seperti itu, pohon kedawung langsung dapat menahan jika terjadi erosi atau tanah longsor.

Biji kedaWung bisa menjadi bahan jamu-jamuan herbal untuk mengatasi nyeri menstruasi tersebut. Kedaung sendiri memang dikenal sebagai tumbuhan obat penting dalam industri jamu, terutama bijinya. Khasiatnya yang paling terlihat adalah sebagai anti-bakteria, dan digunakan dalam pengobatan tradisional untuk infeksi dan gangguan perut.

Biji kedawung berkhasiat sebagai obat perut kembung, obat kolera dan obat radang usus, sedang daunnya berkhasiat sebagai obat batuk dan obat mulas.

Tim peneliti Fakutas Teknologi dan Industri Pangan Institut Pertanian Bogor, meneliti aktivitas antimikroba ekstrak kedawung  terhadap bakteri patogen. Kedawung biasanya digunakan sebagai obat tradisional untuk infeksi dan sakit perut, yang disebabkan oleh bakteri.

Melalui penelitian itu mereka ingin mengetahui aktivitas antimikroba dari biji akar daun kedawung. Kesimpulan menunjukkan biji dan akar kedawung memiliki aktivitas antimikrobia tertinggi pada bakteri Escherichia coli, Vibrio cholerae, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus.

Dikutip dari Jurnal Asia Mikrobiologi, Ilmu Bioteknologi & Ilmu Lingkungan Vol 9, Edisi 3, 2007, Halaman No (621-626), ekstrak biji dan  kulit luar polong dan daun kedawung, sangat efektif terhadap beberapa bakteri patogen manusia dan nematoda parasit.

Ekstrak biji dan daun ternyata sangat bergizi, dan memiliki kandungan protein dan minyak yang tinggi. Daun ditemukan sebagai sumber vitamin C dan kalsium yang baik.

Tim peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), juga mengkaji kandungan fitosterol pada tanaman kedawung. Beberapa hasil penelitian menunjukkan itosterol mampu mengurangi kadar kolesterol total dan LDL kolesterol di dalam darah. Kehadiran beta-sitosterol di dalam hati menghambat pembentukan kolesterol di hati.

Saat ini, populasi pohon kedawung di kawasan hutan alam taman nasional diperkirakan tidak lebih dari 200 individu yang sebagian besar terdiri atas individu-individu pohon yang sudah berumur tua.

Kedawung hidup soliter dengan sesamanya, tetapi dia akan hidup berdampingan dan menaungi berbagai spesies tumbuhan lain yang lebih rendah darinya. Bahkan ada dugaan bahwa kedawung merupakan spesies yang menjadi konstruksi utama di ekosistem hutan, karena spesies ini merupakan pohon hutan raksasa yang menduduki strata teratas dari tajuk spesies-spesies pohon lainnya dan tersebar mengelompok di habitatnya. Dsy5

 

Berita Terbaru

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Panen Tembakau Masih Berlangsung, Harga Jual Tembus 50 Ribu

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Petani tembakau di Lamongan bisa tersenyum lebar. Saat panen raya kali ini harga jual tembakau cukup tinggi mencapai Rp 50 ribu…

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Berkat Inovasi ‘Besti Pren’, Angka Prevalensi Stunting di Ponorogo Alami Penurunan

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ponorogo mencatat tren positif berkat inovasi ‘Besti Pren’, angka prevalensi stunting di Kab…

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Hadapi Cuaca Kering Berdebu, Dinkes Madiun Imbau warga Waspadai ISPA

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki puncak musim kemarau berlangsung kering dan berdebu, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Perkuat Identitas Khas Daerah, Pemkot Dorong Perajin Batik Kreasikan Berbagai Ikon Daerah Khas Madiun

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui Pelatihan Peningkatan Daya Saing Motif Khas Daerah yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah…

Lewat Layanan Pesankeling, DKPP Kota Madiun Peduli Kesejahteraan Hewan di Tingkat Kelurahan

Lewat Layanan Pesankeling, DKPP Kota Madiun Peduli Kesejahteraan Hewan di Tingkat Kelurahan

Rabu, 16 Sep 2026 14:07 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya dalam mewujudkan hewan sehat dan masyarakat yang lebih peduli terhadap kesejahteraan hewan, Dinas Ketahanan…

Panen Raya, Produktivitas Padi Truni Lamongan Capai 11,3 Ton per Hektare

Panen Raya, Produktivitas Padi Truni Lamongan Capai 11,3 Ton per Hektare

Rabu, 16 Sep 2026 13:48 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Momentum panen raya, produktivitas padi di Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada panen musim tanam…