Penghujung Musim Hujan, ARPL Kediri Tanam Pohon di Alas Simpenan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Koordinator ARPL Kediri dr. Ari Purnomo Adi dan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti bersama para relawan. SP/ KDR
Koordinator ARPL Kediri dr. Ari Purnomo Adi dan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti bersama para relawan. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Di penghujung musim hujan ini, Sebanyak atusan pohon yang berasal dari anggota ARPL Kediri seperti dari Komunitas Oleng-Oleng, GNDP, dan para relawan lainnya ditanam di Alas Simpenan sebagai upaya rehabilitasi dan revitalisasi Buffer Zone Cagar Alam Alas Simpenan Kabupaten Kediri.

Koordinator ARPL Kediri dr. Ari Purnomo Adi, menjelaskan bahwa aksi ini adalah aksi para relawan yang tergabung dalam Aliansi Relawan Peduli Lingkungan Kediri sebagai tanda kegiatan di akhir musim penghujan.

"Karena saat ini masih di tengah pandemi, maka para relawan kami imbau tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama cuci tangan dan pakai masker ketika berkegiatan," katanya, Minggu (28/3/2021).

Menurut dr. Ari, setelah aksi tanam pohon diakhiri, maka selanjutnya para relawan yang tergabung dalam ARPL Kediri akan fokus untuk merawat pohon yang telah ditanam dan akan melakukan giat bersih-bersih sampah utamanya sampah yang dibuang sembarangan di sungai.

Selain itu, menurut Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh para relawan dengan aksi tanam pohon di Alas Simpenan tersebut.

"Dinas lingkungan hidup akan mendukung kegiatan yang tujuannya untuk melestarikan alam ini. Sepanjang kegiatan dilakukan di wilayah Kabupaten Kediri, kami akan berusaha mensupport," katanya. Dsy8

 

Berita Terbaru

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Backstagers Indonesia Jawa Timur menyatakan sikap tegas terkait kasus hukum yang menimpa videografer asal K…

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…