Dalami Berwirausaha, Mahasiswa Insud Ngaji Bisnis Kopi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Narasumber berpose bersama mahasiswa usai acara. SP/IST
Narasumber berpose bersama mahasiswa usai acara. SP/IST

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sadar kalau berwirausaha cukup bisa membantu peningkatan pendapatan dan bisa membuka peluang kerja, Mahasiswa Institut Sunan Drajat (Insud) Banjaranyar Paciran Lamongan menggelar ngaji bisnis dan kopi bersama Bob Saso owner kopi Insun Demen.

Ngaso kaweruh pengelolaan bisnis kopi itu digelar di Gedung Pertemuan Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) pada Minggu (28/3/2021) yang diikuti ratusan mahasiswa jurusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Belajar bagaimana bisa berbisnis kopi tersebut, disampaikan oleh Syahrul Munir dosen pengampu Insud itu sebagai penguatan salah satu mata kuliah Etika Bisnis Islam, dan menambah wawasan dan pengalaman dengan mengambil tema Ngaji Bisnis dan Kopi.

Ia berharap para mahasiswa bisa melek bisnis, khususnya bisnis kopi. Karena kopi sudah menjadi bisnis pilihan karena prospeknya yang bagus, dan sekarang ini kopi sudah menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas.

Sementara itu, Bob Saso owner Cafe Insun Demen yang menjadi salah satu narasumber menyebutkan dan mengajak para mahasiswa untuk tidak mengabaikan kesempatan dalam belajar bisnis.

Dan bisnis yang kali ini cukup bisa dilakukan siapa saja adalah bisnis kopi. Bisnis tidak banyak menguras tenaga, karena pangsa pasarnya cukup luas dan jelas. "Masyarakat itu rata-rata penyuka kopi, artinya apa ini peluang, dan peluang ini harus diambil dan mahasiswa kalau mau bisa lakukan ini," terangnya.

Hanya saja Bob Saso berpesan agar dalam berbisnis harus punya etika bisnis, karena itu prinsip, agar bisnis yang dijalankan ini bisa berjalan tanpa mematikan usaha lain dari kompetitor atau bisnis sejenisnya.

"Berbisnis harus mempertimbangkan nilai-nilai manusiawi, apabila tidak akan mengorbankan hidup banyak orang, sehingga masyarakat pun berkepentingan agar bisnis dilaksanakan secara etis," bebernya.

Karena bisnis dilakukan diantara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya, sehingga membutuhkan etika sebagai pedoman dan orientasi bagi pengambilan keputusan, kegiatan, dan tindak tanduk manusia dalam berhubungan (bisnis) satu dengan lainnya.

"Bisnis saat ini dilakukan dalam persaingan yang sangat ketat, maka dalam persaingan bisnis tersebut, orang yang bersaing dengan tetap memperhatikan norma-norma etis pada iklim yang semakin profesional justru akan menang," pesan pria yang juga alumni PP Sunan Drajat yang baru membuka usaha cafe yang ke 17 di Banjaranyar. jir

Berita Terbaru

Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Gandeng KKMP-Poktan

Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Gandeng KKMP-Poktan

Kamis, 10 Sep 2026 13:12 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menggalakkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menggandeng berbagai pihak mulai dari…

Perkuat SDM ASN, Pemkot Madiun Gencarkan Kelompok Belajar Bahasa Inggris

Perkuat SDM ASN, Pemkot Madiun Gencarkan Kelompok Belajar Bahasa Inggris

Kamis, 10 Sep 2026 13:05 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mendukung visi Madiun Mendunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN)…

Anggarkan Rp10 Miliar, Pemkab Trenggalek Segera Perbaiki Jalan Rusak Krandekan-Gandusari

Anggarkan Rp10 Miliar, Pemkab Trenggalek Segera Perbaiki Jalan Rusak Krandekan-Gandusari

Kamis, 10 Sep 2026 13:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya dalam memperbaiki akses transportasi dan mendukung mobilitas masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek,…

25 Personel Sisir 3 Toko, Operasi Rokok Ilegal Berakhir Nihil

25 Personel Sisir 3 Toko, Operasi Rokok Ilegal Berakhir Nihil

Kamis, 10 Sep 2026 12:55 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 12:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Patroli gabungan pemberantasan rokok ilegal berakhir dengan tanpa temuan. Tiga toko dan warung disisir Satpol-PP dan Bea Cukai, K…

Kasus Dugaan Korupsi Bansos Ponorogo, Kejari Beri Sinyal Bulan Ini Rampung Pasca Audit BPKP

Kasus Dugaan Korupsi Bansos Ponorogo, Kejari Beri Sinyal Bulan Ini Rampung Pasca Audit BPKP

Kamis, 10 Sep 2026 12:54 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memastikan proses penyidikan dugaan korupsi terkait program Bantuan Sosial (Bansos) Tahun…

Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Pemkot Surabaya Tata Ulang Kawasan Kuliner Karang Menjangan

Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Pemkot Surabaya Tata Ulang Kawasan Kuliner Karang Menjangan

Kamis, 10 Sep 2026 11:51 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga kenyamanan aktivitas kuliner sekaligus ketertiban ruang publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata…