117 Ton Limbah Sampah Covid-19 Per Bulan di Surabaya Masih Terkendali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Di Surabaya sendiri berdasarkan data dari Dinas Kesehatan mencapai 3,9 ton per hari atau sekitar 117 ton per bulan. SP/ANT
Di Surabaya sendiri berdasarkan data dari Dinas Kesehatan mencapai 3,9 ton per hari atau sekitar 117 ton per bulan. SP/ANT

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Habis covid-19 terbitlah limbah medis. Begitu kira-kira masalah yang dihadapi kita saat ini. Tak tanggung-tanggung, jumlah limbah sampah covid-19 secara nasional berdasarkan kajian ombudsman kini mencapai 138 ton per hari. Di Surabaya sendiri berdasarkan data dari Dinas Kesehatan mencapai 3,9 ton per hari atau sekitar 117 ton per bulan. Jumlah tersebut berasal dari 59 unit rumah sakit yang menangani covid-19 di Surabaya.

Kendati banyaknya limbah covid-19 yang dihasilkan rumah sakit, Kepala Seksi Pengelolaan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur, Mohammad Nizamuddin mengklaim, masih dapat mengendalikan limbah medis covid-19.

"Kalau untuk limbah covid, itu masuk golongan B3 infeksius (...) Surabaya terkendali semua. Jawa Timur pun terkendali juga. Dari 100 rumah sakit rujukan (berdasarkan keputusan gubernur), semuanya masih dapat dikendalikan. Karena kami selalu meminta agar rumah sakit melaporkan limbah yang dihasilkan," kata Mohammad Nizamuddin, Selasa (30/03/2021).

Pengelolaan limbah medis B3 sendiri kata Nizam, dilakukan melalui beberapa cara. Pertama adalah secara mandiri atau yang berikutnya adalah dengan menggunakan pihak ketiga.

Untuk yang mandiri, rumah sakit harus memiliki alat pemusnah limbah atau incinerator. Sementara bagi rumah sakit yang tidak memiliki incinerator, pemusnahan limbah medis dilakukan oleh pihak ketiga.

"Di Surabaya, rumah sakit yang memiliki alat incenerator itu adalah RS dr. Soetomo, PHC sama RSAL," katanya

Soal sedikitnya rumah sakit yang memiliki alat pemusnah limbah B3, sudah menjadi lagu lama di Surabaya. Wilujeng A Susi, dkk dalam artikel jurnalnya berjudul "Solid Waste Generation from Healthcare Facilities in Surabaya City Indonesia" yang dipublish di e journal Unair pada 2020 lalu menyebut, sekitar 66% limbah medis rumah sakit tidak memiliki incinerator, sementara puskesmas dan klinik 0,7�n 0, 6% limbah diolah dengan insinerator oleh pihak ketiga.

"Timbunan limbah medis 163,9 ton per bulan. Dimana 97,1% atau 158 ton per bulan berasal dari rumah sakit. Kontribusi Puskesmas dan Klinik masing-masing sebesar 1,1 ton per bulan dan 3,5 ton per bulan. Hanya 29,6% limbah medis rumah sakit yang diolah dengan insinerator di lokasi," tulis Wilujeng Susi.

Masih dari Jurnal Kesehatan Masyarakat Unair, Rani Ayu Wardani dalam tulisannya "Management of solid medical waste on one of the covid-19 referral hospitals in Surabaya, East Java" menyebutkan, setiap bulannya terjadi kenaikan limbah medis yang dihasilkan oleh rumah sakit.

Bulan April 2020 misalnya, sekitar 45.533 kilogram limbah yang dihasilkan. Angka ini kemudian meningkat pada bulan Mei dan Juni yakni sebanyak 49.876 kilogram dan 50.056 kilogram. Dan hingga saat ini bila merujuk data dari Dinkes Surabaya kurang lebih per bulan telah ada sekitar 117.000 kilogram limbah medis yang dihasilkan oleh rumah sakit di Surabaya.

Beberapa rumah sakit yang dihubungi Surabaya Pagi seperti RS Al-Irsyad dan RS PKU Muhammadiyah mengaku memang ada kenaikan limbah medis covid-19 atau golongan B3.

"Tapi kita tetap berupaya memisahkan limbah medis dan non medis agar tidak tercampur. Kita gunakan pihak ke-3 untuk mengelola limbah medis khususnya yang B3," kata Humas dan Marketing RS Al-Irsyad Surabaya Febrian Indyarto melalui saluran telepon.

Meski begitu selama sepekan terakhir, pasien covid-19 di RS Al-Irsyad perlahan mulai menurun. Penurunan ini katanya dapat berimplikasi pada jumlah limbah medis di RS Al-Irsyad.

"Sekarang sudah mulai menurun, 30 persenanlah. Ini juga pasti akan berpengaruh ke limbah medis," katanya

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas dan Pemasaran RS PKU Muhammadiyah Surabaya, Siti Chabsah juga menjelaskankan pengelolaan limbah di tempatnya dilakukan dengan semaksimal mungkin.

"Kami kerjasama dengan pihak ke-3. Tapi sebelum dikirim ke pihak ke-3, pemilahan mana yang medis dan non-medis itu dilakukan dengan kehati-hatian. Sehingga tidak tercampur," kata Siti Chabsah.sem

Berita Terbaru

Luar Biasa, Pendaftaran Perlinsos Kota Mojokerto Rangking 4 Nasional

Luar Biasa, Pendaftaran Perlinsos Kota Mojokerto Rangking 4 Nasional

Rabu, 19 Agu 2026 20:48 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 20:48 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Progres pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital di Kota Mojokerto terus menunjukkan tren positif menjelang batas …

Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50?gi Pelanggan

Rayakan HUT ke-81 RI, PLN Beri Diskon Tambah Daya 50?gi Pelanggan

Rabu, 19 Agu 2026 20:44 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 20:44 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial t…

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Mantan Juara WBO Asia Pasifik Tomy Seran Bakal Berlaga di Predalion Fight Night II Surabaya  ‎

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 18:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Petinju profesional asal Magetan bakal ikut berlaga di arena tinju profesional Predalion Fight Night II yang digelar di GOR Hayam W…

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Polres Blitar Gelar Police Goes to School, Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar melalui Satuan Lalu Lintas melaksanakan kegiatan Police Goes to School sekaligus sosialisasi keselamatan lalu lintas…

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Lagi! Kasus Kebakaran di Blitar Telan Kerugian hingga Rp70 Juta Akibat Keteledoran Korban

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sekitar pukul ,10.30 warga desa Ringinanyar Kec.Ponggok Kabupaten Blitar hari Rabu 19 Agustus 2026 di kejutkan kobaran api dari…

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Kejaksaan Ungkap 55 Orang Terkait Perkara TP DPRD Ponorogo 2023-2026, 34 Sudah Kembalikan Uang

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

Rabu, 19 Agu 2026 15:41 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Sebanyak 34 orang telah mengembalikan uang terkait dugaan kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten…