SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan untuk memenuhi syarat bepergian dengan kereta api, pada masa pandemi Covid-19. Kini, PT KAI telah menambah 2 stasiun yang melayani tes GeNose C19 di Daop 8 secara bertahap. Dua stasiun tersebut adalah Lamongan dan Sidoarjo.
Manajer Humas Daop 8 Luqman Arif mengatakan, hasil pemeriksaan GeNose C19 di 6 stasiun tersebut dapat dipakai untuk keberangkatan di seluruh stasiun yang melayani perjalanan KA jarak jauh.
"Dengan semakin banyaknya stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19, diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat yang ingin bepergian dengan kereta api sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah," imbuhnya, Rabu (31/3/2021).
Menurut Luqman, kereta api menjadi moda yang paling awal menerapkan pemeriksaan GeNose C19. Hingga 28 Maret, KAI Daop 8 telah melayani 46 ribu peserta pemeriksaan GeNose C19 di stasiun. Masyarakat antusias akan produk buatan Indonesia ini, dikarenakan proses yang mudah, cepat, nyaman dan harganya terjangkau. Yaitu hanya Rp 30 ribu.
"Untuk dapat melakukan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA jarak jauh yang sudah lunas. Serta tidak boleh merokok, makan, minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum melaksanakan tes," terang Luqman.
Salah seorang penumpang KA di Stasiun Lamongan Imam Mukhtar mengatakan, layanan GeNose C19 ini memudahkan bagi penumpang yang biasanya harus mencari tes Covid-19 keluar. "Ini memudahkan bagi penumpang seperti saya, biasanya kan harus cari keluar, nah sekarang sudah ada di sini," pungkasnya. Dsy9
Editor : Redaksi