Pandemi, Tetap Kreasikan Tren Fashion Lewat Kaos dan Tote Bag Lukis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tika Ratnasari. SP/ TLG
Tika Ratnasari. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pandemi Covid-19 selama setahun ini berpengaruh besar pada pelaku seni. Bahkan, sebagian dari mereka kehilangan pendapatannya. Namun tidak untuk Tika Ratnasari melalui kreativitasnya ia pun berinovasi mengikuti tren fashion berupa kaus dan tote bag lukis.

Meski pandemi melanda, pesanan kaus dan tote bag lukis karyanya terbilang banyak. Bahkan, pemasaran tak hanya lokal, tapi sudah merambah kota tetangga seperti Malang, Lamongan, dan lainnya. Karena selain mengandalkan media sosial, pemasaran juga mengandalkan pameran.

Salah satu variasi tote bag lukis. SP/ TLG

Rata-rata peminat kaus dan tote bag lukis berupa sketsa wajah. Namun juga banyak gambar lain. Misalnya pemandangan atau lainnya. Meski demikian, Tika Ratnasari mengaku tak mengalami kendala. Terlebih sudah menekuni seni lukis sejak duduk di bangku SD.

"Tak ada kesulitan sih. Bahkan selain kaus, saya juga biasa lukis di media seperti sepatu, kayu, gerabah, hingga kain kerudung," terang gadis kelahiran Malang ini.

Selain itu, bagi mereka yang ingin tampil beda atau untuk kado dan cenderamata. Produk lukisnya ini punya nilai ekonomis tinggi. Bahkan dinilai lebih eksklusif dan bernilai seni. Tak heran banyak diburu. "Memang lebih eksklusif sih. Karena mereka bisa custom lukisannya," jelasnya.

Pengerjaan kaos dan tote bag lukis ini menurut Tika butuh waktu lima hari. Lama pengerjaan karena dia harus membagi waktu dengan kegiatan lain, seperti pelatihan dan sebagai juri.

"Kebetulan saya bekerja sama dengan dinas perindustrian di Malang untuk membuat pelatihan untuk ibu-ibu ataupun anak muda seputar batik dan lukis," tuturnya.

Tika juga menjelaskan, pelatihan ini untuk memberikan ilmu dan mengasah kemampuan para peserta agar bisa produktif di tengah pandemi ini. Dia memilih batik dan lukis karena lebih mudah pemasarannya dan cepat proses pembuatannya.

"Saya senang kalau diajak kerja sama seperti ini. Karena tujuan saya ingin mengajak mereka yang kehilangan pekerjaan atau belum punya pekerjaan berkarya. Dan karya mereka bisa dijual sehingga membantu perekonomian mereka," pungkasnya. Dsy9

Berita Terbaru

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mematangkan pembangunan lapak semipermanen Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai…

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Siaga Bencana Hidrometeorologi, Kapolres Lumajang Tegaskan Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:21 WIB

SURABAYAPAGI.com,Lumajang – Polres Lumajang Polda Jatim menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana Hidrometeorologi di halaman Mapolres Lumajang, Selasa (…

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

PWPM Institute 2026: Fokus Literasi Politik, Kebijakan Publik dan Penganggaran Daerah

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Jawa Timur menggelar PWPM Institute 2026, program pengembangan kapasitas kader yang b…

Peringati Hari Lanjut Usia 2026, Pemkab Sidoarjo Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Lewat Program "Lansia Tangguh"

Peringati Hari Lanjut Usia 2026, Pemkab Sidoarjo Komitmen Wujudkan Kesejahteraan Lewat Program "Lansia Tangguh"

Rabu, 04 Nov 2026 12:06 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo dan Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) Sidoarjo…

Penjualan Anjlok 50 Persen, Buntut Harga Tepung di Pasar Among Tani Meroket

Penjualan Anjlok 50 Persen, Buntut Harga Tepung di Pasar Among Tani Meroket

Rabu, 04 Nov 2026 11:48 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Melihat fenomena kenaikan komoditas harga tepung mulai membebani pedagang dan konsumen di Pasar Induk Among Tani, Kota Batu. Pedagang…

Sebelas Kali Banjir Bakal Ancam Kabupaten Malang Jelang Musim Hujan 2026

Sebelas Kali Banjir Bakal Ancam Kabupaten Malang Jelang Musim Hujan 2026

Rabu, 04 Nov 2026 11:35 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sejak Januari hingga November, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat 11 kali di tujuh kecamatan…