Olah Berbagai Jenis Keripik Hingga Beromzet Puluhan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Luluk Nurdiana saat mengolah keripik tempe. SP/ BYW
Luluk Nurdiana saat mengolah keripik tempe. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pasangan Joan Fahny dan Luluk Nurdiana meraup keuntungan hingga Rp 20-an juta perbulan lewat berbisnis berbagai olahan keripik, seperti, keripik talas, keripik singkong, keripik pisang, sale pisang pres, sale pisang goreng, kecipir, akar pinang, dan satu produk unggulannya, keripik kedelai tempe.

“Awal membuat dulu, per hari hanya mampu 20 bungkus dan jualnya Rp 5 ribu sebungkus. Sekarang saya jual mulai Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu, untuk keripik kedelai tempe dengan 300 bungkus per produksi, itu sehari,” ujar Joan.

Saat ini dengan berbisnis olahan keripik tersebut pasangan Joan Fahny dan Luluk Nurdiana mampu meraih omzet produksi 200 bungkus per hari, dari usahanya ini dia mampu mengumpulkan uang senilai Rp 60 juta lebih. Sedang keuntungan yang ia kantongi sebesar 40 persen dari total omset atau sekitar Rp 18 juta per bulan setelah dipangkas biaya produksi dan tranportasi.

“Semua produk tidak saya jual sendiri tapi saya titipkan ke rumah makan, tempat oleh-oleh, dan supermarket,” sebut Luluk.

Luluk berpendapat, dengan menjual dititipkan tersebut terbukti efektif. Terlebih saat week end atau hari libur lainnya, tempat oleh-oleh di beberapa tempat wisata, permintaan pasar justru lebih tinggi ketimbang di hari-hari biasa.

“Sekarang kan Banyuwangi menjadi kota kunjungan, jadi kalau pas hari libur permintaan justru banyak di supermarket dan tempat oleh-oleh atau warung,” cetusnya.

Selain itu, produknya telah terdaftar di Dinas Kesehatan Banyuwangi. Ini terbukti dengan dikeluarkannya izin Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) dan label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dinilai turut mendongkrak omset penjualan produknya.

Selain di pasarkan di beberapa wilayah Kabupaten Banyuwangi, produknya juga telah dipasarkan ke daerah Jember dan Probolinggo dengan melibatkan tetangga, rekan kerja, serta beberapa kenalannya.

"Dengan modal ketekunan, kejujuran nantinya kita akan menuai kepercayaan dari mitra kerja. Saya juga senang bisa berbagi, misalnya ada yang berminat memulai usaha atau bermitra kami menerima dengan senang hati," pungkasnya. Dsy10

 

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…