Halim Wibowo Variasikan Aneka Roti Ubi Jalar Beromzet Ratusan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Halim Wibowo Santoso. SP/ STB
Halim Wibowo Santoso. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Halim Wibowo Santoso merupakan pengusaha roti yang memproduksi aneka roti, kue dan donat dengan bahan baku utama ubi jalar. Semua itu ia kerjakan dengan berbekal kreativitas dan ketekunan. Awalnya Halim hanya sekedar coba-coba, ternyata bisnis Halim semakin menanjak. Saat ini, Halim memproduksi 50 varian kue, roti dan donat berbahan ubi jalar. Harganya relatif terjangkau mulai dari Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per buah.

"Semuanya berbahan baku ubi jalar," klaimnya. Menurutnya, dengan menggunakan ubi jalar sebagai bahan baku utama, produk kuenya memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki competitor. Selain itu, teksturnya lebih lembut dan tahan lama.

Sedangkan dari segi rasa, lebih gurih dibanding pada produk lain. Ia juga mengklaim, rasa manis yang dihasilkan lebih enak karena ada cita rasa alami dari ubi jalar. Selain donat, dia juga mengklaim memproduksi roti sehat, yaitu campuran gandum dan ubi jalar. "Ini aman dikonsumsi bagi pengidap jantung atau kolesterol," jelasnya

Varian roti HW Bakery. SP/ STB

Untuk kebutuhan produksinya tersebut, Halim mendapat pasokan bahan baku dari daerah Trawas, Mojokerto, Jawa Timur. Sebulan ia bisa memesan 500 kilogram (kg) ubi jalar. Bahan baku sebanyak itu dapat menghasilkan sekitar 1.500 hingga 2.000 roti, donat dan kue. Seluruh kue hasil produksinya dipasarkan di gerai kue yang miliknya.

Saat ini Halim memiliki dua gerai HW Bakery yang berlokasi di Situbondo dan Pasuruan, Jawa Timur. Menurutnya, pelanggan kuenya masih dari sekitar dua kota tersebut. Saat ini ia memang masih menyasar pelanggan yang berasal dari kalangan menengah ke bawah. Meski demikian, ia sudah bisa meraup omzet hingga sekitar Rp 100 juta per bulan. Terlebih saat hari raya dan hari besar keagamaan tiba, omzetnya bisa meroket mencapai Rp 150 juta per bulan.

Atas kerja keras dan kreativitasnya ini, Halim pun terpilih sebagai finalis nasional Wirausaha Muda Mandiri dari Bank Mandiri kategori boga pada 2010. Sebagai finalis, Halim meraih pinjaman kredit Rp 15 juta. "Program tersebut memang ditujukan bagi usaha yang belum memiliki badan usaha, belum bankable," ujarnya. Namun sekarang kondisinya sudah berbeda. Sejak Mei 2013 lalu, Halim telah membentuk badan usaha bernama UD Halim Makmur Sentosa. Dengan mendirikan badan usahanya, bisnisnya pun kini lebih maju.

Kendati demikian, ia mengaku perjalanan usahanya tidak selalu mulus. Ia harus menghadapi berbagai rintangan saat merintis usaha tersebut. Tiga prinsip kuliner Bagi Halim, menekuni bisnis makanan sudah menjadi impiannya sejak remaja. Makanya, kendati banyak menemui kendala dan tantangan, ia tidak menyerah. Kini, seluruh kerja kerasnya itu sudah mulai membuahkan hasil. Terbukti, omzet usahanya itu kini tembus Rp 100 juta per bulan. Dsy6

Berita Terbaru

PLN UIT JBM Perkuat Kemitraan dengan Pelanggan KTT melalui Customer Gathering 2026

PLN UIT JBM Perkuat Kemitraan dengan Pelanggan KTT melalui Customer Gathering 2026

Kamis, 20 Agu 2026 17:27 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 17:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan k…

Wisnu Wardhana Kembalikan Formulir Calon Ketua Demokrat Jatim, Siap Menang di Pemilu 2029

Wisnu Wardhana Kembalikan Formulir Calon Ketua Demokrat Jatim, Siap Menang di Pemilu 2029

Kamis, 20 Agu 2026 16:02 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 16:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Musyawarah Daerah ke VII Partai Demokrat Jawa Timur berpeluang diikuti dua kandidat Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2…

HONOR Bidik Pasar Smartphone Jawa, Surabaya Jadi Titik Awal Ekspansi Ritel

HONOR Bidik Pasar Smartphone Jawa, Surabaya Jadi Titik Awal Ekspansi Ritel

Kamis, 20 Agu 2026 15:33 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 15:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan pasar smartphone di Indonesia semakin mendorong produsen memperkuat penetrasi di wilayah dengan basis konsumen dan a…

Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal

Diduga Ngantuk saat Mengemudi Pickup, Kakek 64 Tahun Terjun ke Sungai Ditemukan Meninggal

Kamis, 20 Agu 2026 14:20 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Masarakat yang melintasi di jembatan Sungai di Desa Mronjo Kec.Selopuro Kab.Blitar di kejutkan adanya mobil Pickup berada di dasar…

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Lindungi Generasi Muda, Dinkes Banyuwangi Perkuat Pencegahan Dini Narkoba

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna melindungi generasi muda dari ancaman kerusakan saraf otak dan gangguan kesehatan mental, Dinas Kesehatan (Dinkes)…

Jelang Maulid Nabi, Endhog-endhogan Jadi Tradisi Khas Budaya Banyuwangi

Jelang Maulid Nabi, Endhog-endhogan Jadi Tradisi Khas Budaya Banyuwangi

Kamis, 20 Agu 2026 14:13 WIB

Kamis, 20 Agu 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Menjelang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tradisi endhog-endhogan menjadi salah satu warisan budaya Banyuwangi yang masih…