Pengrajin Kayu Molding yang Sukses Rambah Pasar Internasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ahmad Abu Toyib pengrajin kayu. SP/ TLG
Ahmad Abu Toyib pengrajin kayu. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Ahmad Abu Toyib yang merupakan satu-satunya pengrajin kayu yang membuat molding di Tulungagung melalui kerajinan kayu wadah cerutu (molding, Red), bisa merambah pasar internasional. Meski dengan alat seadanya, secara manual ia mulai mencoba membuat molding. Berbagai jenis kayu telah dia coba, dan akhirnya memutuskan untuk menggunakan kayu jati jawa sebagai bahan dasarnya.

Namun, hal tersulit dalam membuat molding adalah ketika proses pembuatan ring (lubang untuk cerutu, Red). “Pemilihan kayu jati itu tidak lembab dan tidak merusak rasa dari cerutu. Selain itu ketika molding sudah jadi, itu juga tidak boleh dipelitur. Karena akan berpengaruh pada rasanya,” terangnya.

Awal mula membuat molding ketika ia mendapatkan pesanan melalui salah satu akun di media sosialnya untuk membuatkan molding, meski sebelumnya belum pernah membuat atau mengetahui molding dia langsung menerima permintaan tersebut.

“Jadi dulu ada orang dari Kebumen meminta untuk dibuatkan molding. Akhirnya saya terima, karena saya yakin kalau masalah kerajinan kayu saya pasti bisa membuatnnya. Saya nekat saja,” ujarnya.

Sementara untuk ukuran molding bisa disesuaikan dengan permintaan. Tapi pada umumnya ukuran molding itu 30x17 sentimeter (cm), dengan ring 2 cm. Untuk membuat satu molding, membutuhkan waktu sekitar lima hari. Lama atau cepatnya proses pembuatan juga sangat ditentukan oleh cuaca. “Sulitnya itu ketika hujan. Proses pengeringan tidak bisa maksimal. Terkadang juga ada orang yang meminta untuk ditambahkan lukis bakar, untuk mempercantik molding,” jelasnya.

Rata-rata tiap bulan dia bisa membuat 10 molding. Permintaan paling banyak ada di Jawa Barat dan luar negeri, meski di tengah pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi pesanan molding yang diterimanya. “Saya itu memasarkan hanya melalui online saja. Tapi alhamdulillah banyak pesanan mulai dari dalam negeri hingga luar negeri, tepatnya di Singapura,” tuturnya.

Mengenai target pemasaran, selama ini kebanyakan orang yang memesan molding hanya dari  kalangan menengah ke atas. “Karena harga molding juga cukup lumayan, kalau dijual di pasar lokal kurang diminati,” pungkasnya. Dsy5

 

Berita Terbaru

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Persela Hajar Persijap 2-0, Yudo Persembahkan Dua Gol bagi Fans dan Istri yang Baru Melahirkan

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:23 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Lamongan – Persela Lamongan tampil impresif dengan menaklukkan Persijap Jepara 2-0 dalam pertandingan J League 2026 yang berlangsung di S…

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Penuh Optimisme Kontingen POPDA Lamongan Siap Borong Medali

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Semangat dan optimisme mewarnai pemberangkatan Kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Lamongan ke-XV Tahun…

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Gugatan Rp21,4 Miliar Mentah! Nany Widjaja Menang, Dalil PT Java Fortis Tak Terbukti di PN Surabaya

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) senilai Rp21,43 miliar yang dilayangkan PT Java Fortis Corporindo terhadap mantan d…

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Diduga Peras Pengusaha, Admin Medsos Ponorogo Jadi Tersangka

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo– Seorang admin media sosial di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, berinisial NR ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ancaman …

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Untuk Hasil Yang Lebih Maksimal, Petani dan Pembudidaya Konvensional di Lamongan Beralih ke AIoT

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Untuk mencapai hasil yang maksimal di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan secara menyeluruh berhasil, diperlukan inovasi…

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Tanjung Perak Jadi Pilot Project Zero ODOL, Pemerintah Perketat Pengawasan Kendaraan dan Muatan Kapal

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah mulai memperketat pengawasan kendaraan dan barang yang diangkut melalui jalur laut. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, d…