Milenial Muda yang Sukses Berbisnis Varian Es Alpukat Kocok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gerai UMKM minuman ‘Polkadot’. SP/ MLG
Gerai UMKM minuman ‘Polkadot’. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Di tengah pandemi Covid-19 tak menghalangi Dua milenial perantauan di Kota Malang yakni Muhammad Afifuddin dan MS Wuri Roro Kartiko untuk berbisnis varian es alpukat kocok bernama Polkadot Malang. Polkadot berdiri sejak 14 Maret 2020 di Kota Malang. Sebelum diputuskan untuk membuka gerai booth, mereka berjualan menggunakan sistem Pre Order selama kurang lebih 4 bulan.

"Bagi kami itu perjuangan yang sangat berat, di awal masa pandemi dan kondisi pada saat itu kita berdua bekerja. Jadi kita menghantarkan pesanan alpukat kocok polkadot jam 6 petang selepas pulang kerja," ungkapnya Afif.

Sedangkan motivasi mereka yaitu, ingin memberikan sajian khas untuk masyarakat dan mahasiswa Kota Malang agar bisa menikmati minuman segar dan sehat serta higienis cukup sederhana. Karena buah alpukat memiliki banyak khasiat dan manfaat untuk kesehatan. Masa Pandemi Covid-19 ini masyarakat dianjurkan untuk menjaga imun dan kesehatan. Salah satunya dengan mengonsumsi buah-buahan.

"Sejauh ini tantangan yang kami hadapi sangatlah beragam, mulai dari proses mencari dan mempelajari buah alpukat yang berkualitas dan nikmat dimakan," jelas Roro.

Belajar buah alpukat butuh waktu yang lama, tidak sekedar membeli buah di pasaran. Tapi, penjual harus benar-benar mencari buah yang berkualitas untuk disajikan. "Kami ambil bahan buah alpukat langsung dari petani di Malang. Segar dan dijamin buah alpukat premium yang kami pilih. Kami juga ingin memberdayakan para petani," akunya.

Varian minuman ‘Polkadot’. SP/ MLG

Dengan spirit bisnis yang kuat, berbagai percobaan dilakukan hingga menghasilkan beberapa varian sajian. Waktu itu, racikan alpukat kocok dibikin di ruang tamu kos-kosan sederhana.

"Banyak tantangan awal yang kami rasakan, mulai dari basah kuyup kena hujan saat mengantarkan alpukat hingga membeli cup sealer menggunakan sepeda motor di malam hari bahkan saat mengantarkan alpukat dengan membawa box stereform mengendarai motor dan disangka membawa ikan dari pasar," bebernya.

Roro, partner bisnis Arif, menambahkan bahwa banyak tantangan yang harus dihadapi. Bahkan sampai detik ini, tantangan itu masih mereka hadapi, yakni pandemi Covid-19.

"Hal itu bisa kami selesaikan dan kami siasati untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik untuk pelanggan setia kami," imbuhnya.

Tantangan lainnya adalah musim hujan yang kebanyakan orang enggan untuk minum es. Ditambah lagi mahasiswa yang mayoritas pulang ke kampung halaman karena pembelajaran daring saat kondisi pandemi ini."Banyak cara yang kami lakukan agar konsumen merasa nyaman dan puas menikmati minuman polkadot alpukat kocok yang tentunya sangat berbeda dengan yang lainnya," pungkasnya. Dsy3

Berita Terbaru

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ingat  kasus yang menimpa Elina Widjajanti (80), yang menyita perhatian publik karena peristiwa kekerasan yang dialaminya. …

Maghfirah

Maghfirah

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai manusia biasa, melakukan kesalahan dan dosa tentunya hal yang wajar. Namun, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa …