14 TPS di Magetan Ditutup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TPS di Magetan dinilai sudah tidak relevan dan mengganggu estetika.
TPS di Magetan dinilai sudah tidak relevan dan mengganggu estetika.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Magetan - Dianggap sudah tidak relevan dan mengganggu estetika, 14 tempat pembuangan sampah (TPS) di Magetan ditutup Dinas Lingkuhan Hidup (DLH) Kabupaten Magetan.

“TPS yang ditutup tersebut berada di jalan Jaksa Agung atau samping Pemda, jalan Manggis, Diponegoro, Stadion, jalan Pandu satu dan dua, jalan Bangka, Jambu, Tripandita dan Dukuh,” kata Eny Purwanti Plh Kabid PSLB3 DLH Magetan, Rabu (14/4/2021).

Ia menambahkan, warga yang membuang sampah hanya cukup didepan rumah, nantinya akan diambil oleh petugas kebersihan. Jam pembuangan sampah warga pun pada malam hari, yaitu jam 20.00 wib hingga jam 22.00 wib.

“Bekas TPS yang ditutup, akan difungsikan sebagai tempat komposting atau tempat menyimpan peralatan kebersihan petugas,” paparnya.

Nantinya, sampah yang dibuang dan diambil petugas dari rumah rumah warga akan dipisah pisah antara sampah organik dan nonoraganik. Karena, selama ini sampah keluarga masih bercampur, setelah dipisahkan menyisakan residunya saja, baru dibuang ke TPA.

Menurutnya, selama ini TPA yang ada juga dimanfaatkan oleh warga luar kota membuang sampah, padahal TPS yang ada khusus untuk masyarakat perkotaan.

“Warga luar kota kan sudah diatur dan disediakan pada Kelurahan maupun desa masing masin dalam pengelolaan sampah. Dengan ini warga luar tidak lagi seenaknya sekarang membuang sampah,” tutupnya.

 

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…