WNI di Luar Negeri Dilarang Pulang ke Tanah Air Selama Lebaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Larangan mudik bagi WNI di luar negeri. SP/Indonesia.go.id
Larangan mudik bagi WNI di luar negeri. SP/Indonesia.go.id

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Larangan mudik Lebaran 2021 yang dikeluarkan oleh pemerintah pada beberapa waktu yang lalu, juga berlaku bagi warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di luar negeri. 

Aturan tersebut, secara verbatim disebutkan pada bagian G ayat 10 Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. 

"Dalam hal warga negara Indonesia yang berkeinginan kembali ke Tanah Air atau repatriasi maka diimbau untuk menunda kepulangannya ke Indonesia selama masa peniadaan mudik sementara periode 6-17 Mei 2021," bunyi petikan SE tersebut.

 Surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo pada 7 April 2021 tersebut, mulai berlaku selama12 yakni terhitung sejak 6 Mei hingga 17 Mei 2021. 

Dalam aturan tersebut juga secara tegas membatasi mobilitas orang dari dalam maupun luar negeri. 

Kepala sub seksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Tanjung Perak Ronald Mubarak saat dikonfirmasi menyampaikan, larangan masuknya WNI ataupun WNA ke dalam wilayah teritorial Indonesia sebelumnya pernah diatur dalam Surat Edaran No 2 Tahun 2021 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.

 "Jadi itu memang sebelumnya sudah di atur, hanya belum ada lagi informasi lebih lanjut dari direktorat" kata Ronald Mubarak kepada Surabaya Pagi, Kamis (15/04/2021). 

Sesuai dengan aturan yang berlaku, Ronald meminta agar masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri dan berencana pulang ke Indonesia untuk menahan dirinya. Karena hingga saat ini, larangan orang masuk ke wilayah Indonesia masih berlaku, tujuannya adalah untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19.

 "Tapi memang sejauh ini belum dibuka, kecuali yang benar-benar strategis, yang khusus itu baru bisa masuk," katanya 

Kendati masyarakat dilarang mudik, aturan yang ada dalam SE Nomor 13 tidak berlaku bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non-mudik. 

Tak hanya itu, perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka anggota keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi 1 orang anggota keluarga, dan kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang juga dikecualikan. 

Namun pelaku perjalan  tersebut, sesuai dengan aturan diwajibkan memiliki surat izin perjalanan tertulis atau surat izin keluar/masuk (SIKM). sem

Berita Terbaru

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Kemeriahan One School One Event , Panggung Seni TBM Ditonton Ribuan Pelajar

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 05:26 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Panggung seni kembali semarak di Taman Bahari Majapahit (TBM). Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Ke…

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Perluas Jangkauan Program Homecare untuk Tokoh Agama dan Masyarakat

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM- Jember — Program pelayanan pemeriksaan kesehatan yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten mendapat sambutan hangat dari kalangan tokoh m…

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Bupati Gus Fawait Perjuangkan Lahan Garapan Warga di TP Silo ke Pemerintah Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM-JEMBER — Gejolak Warga ditengah rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, memasuki b…

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Fraksi PKB Minta Potongan Aplikasi hingga Jaminan Sosial Pengemudi Ojol Masuk Perda

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Timur meminta Raperda Penyelenggaraan Jasa Transportasi Berbasis Aplikasi m…

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

DPRD Jatim Wacanakan Pendidikan SD-Kuliah Gratis Ditanggung Pusat

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM-SURABAYA — Wacana Presiden Prabowo Subianto menggratiskan pendidikan negeri mulai SD hingga perguruan tinggi mendapat respons DPRD Jawa Timur. …

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Massa yang Diduga Pesilat dan Polisi Saling Dorong di Jalan Merak, Kapolres Siap Pertemukan Dua Kubu PSHT

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

Selasa, 22 Sep 2026 20:07 WIB

SURABAYA PAGI, ‎Madiun — Ketegangan terjadi saat massa yang diduga pesilat berusaha menuju Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Jalan Merak, Kota …