Pemkot Batu Gelar Operasi Pasar Guna Stabilkan Harga Pangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wawali Batu H Punjul Santoso didampingi Kapolres Kota Batu, AKBP Catur C Wibowo serta TPID Kota Batu menggelar operasi pasar, Kamis (15/09) pagi.
Wawali Batu H Punjul Santoso didampingi Kapolres Kota Batu, AKBP Catur C Wibowo serta TPID Kota Batu menggelar operasi pasar, Kamis (15/09) pagi.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Batu - Demi memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan selama Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batu menggelar operasi pasar di sejumlah tempat, Kamis (15/09) pagi.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran operasi pasar di antaranya, Pasar Besar Kota Batu, Agen Sembako, Distributor Candra, dan Plasa Batu.

Dalam kesempatan itu, Wakil wali kota batu H Panjul Santoso mengatakan, operasi ini dilakukan untuk memastikan harga saat Ramadhan tetap stabil dan tidak ada lonjakan yang signifikan.

Ia juga menuturkan, fokus pada operasi pasar ini adalah memantau ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga dari bahan pokok seperti beras, daging sapi, daging ayam, telur, tepung terigu, ikan, dan gula.

"Memasuki Ramadan ini, kita melakukan operasi pasar dengan harapan masyarakat mendapatkan pelayanan yang pasti terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok," kata Punjul.

Operasi ini rencananya akan dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu menjelang Ramadan, pertengahan Ramadan, serta menjelang Idul Fitri.

"Kita akan memantau terus melalui dinas-dinas terkait. Untuk saat ini, harga relatif masih stabil dan ketersediaan bahan pokok aman untuk tiga bulan ke depan," imbuh Wawali Punjul.

Sementara itu, Kapolres Kota Batu, AKBP Catur C Wibowo mengatakan bahwa pihaknya ikut memantau harga pangan di pasar melalui Tim Satgas Pangan Kepolisian untuk menghindari penimbunan.

"Kita ikut memantau melalui satgas pangan dari kepolisian agar kedepan tidak ada gejolak harga di masyarakat. Sehingga nanti sampai lebaran, harga tetap stabil dan tidak ada penimbunan," kata AKBP Catur. 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…