Idap Autoimun, Ashanty Pilih Vaksin Nusantara Bersama Anang Hermasyah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ashanty dan Anang saat mendatangi RSPAD Gatot Soebroto guna menjalani pengambilan sampel darah. SP/ SBY
Ashanty dan Anang saat mendatangi RSPAD Gatot Soebroto guna menjalani pengambilan sampel darah. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta  - Vaksin Nusantara yang belum mengantongi izin Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM) untuk dilakukan uji klinis, namun sudah mulai disuntikkan pada beberapa orang. Sejumlah tokoh dan politisi juga telah mengikuti rangkaian vaksinasi vaksin Nusantara. Seperti Gatot Nurmantyo, Sufmi Dasco Ahmad, dan Aburizal Bakrie.

Kali ini pasangan artis Anang Hermansyah dan Ashanty dikabarkan menjalani rangkaian vaksinasi vaksin Nusantara. Anang dan Ashanty sebelumnya sudah mendatangi RSPAD Gatot Soebroto guna menjalani pengambilan sampel darah.

Hal tersebut diketahui lewat unggahan instastory milik Ashanty yang sedang berada di sebuah ruangan. Istri Anang Hermansyah ini menuliskan perihal vaksin tahap pertama, tetapi tak menjelaskan soal vaksin yang diterimanya. “Vaksin tahap 1, alhamdulilah,” tulis Ashanty dikutip, Minggu (18/4/2021).

Terlepas dari kontroversi uji klinis fase II yang tidak mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), vaksin nusantara yang berbasis sel dendritik memang menawarkan kelebihan karena bersifat personalized.

Rekomendasi dokter terkait pemberian vaksin Covid-19, khususnya CoronaVac buatan Sinovac, pada pengidap autoimun sempat mengalami perubahan. Sebelumnya, rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menyebut pengidap beberapa penyakit autoimun sistemin seperti Systemic Lupus Erythematosus (SLE) 'belum layak' untuk vaksinasi CoronaVac.

Namun rekomendasi ini berubah pada panduan terbaru. Dalam panduan terbaru yang dikeluarkan pada 18 Maret 2021, individu dengan penyakit autoimun layak untuk mendapat vaksinasi jika penyakitnya sudah dinyatakan stabil sesuai rekomendasi dokter yang merawat.

Kondisi lain yang juga mempersulit Ashanty untuk bisa mendapat vaksin CoronaVac adalah riwayat Covid-19 yang membuatnya sempat kritis beberapa waktu lalu. Meski saat ini Ashanty sudah sembuh, rekomendasi PAPDI mengharuskannya menunggu 3 bulan sebelum bisa mendapat vaksin CoronaVac. Dsy18

 

 

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…