AH Thony Dorong Pedagang Pasar Tradisional ke Arah Digitalisasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Surabaya AH Thony saat mengunjungi salah satu pedagang bunga di Pasar Bunga di Jl. Kayon, Minggu (18/4). SP/Al Qomar
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Surabaya AH Thony saat mengunjungi salah satu pedagang bunga di Pasar Bunga di Jl. Kayon, Minggu (18/4). SP/Al Qomar

i

 SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Setahun sudah Pandemi menggerus pertumbuhan Ekonomi di Surabaya, lesunya perekonomian ini sangat dirasakan dampaknya oleh pedagang pasar tradisional. 

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Surabaya AH Thony menerangkan selama pandemi ini pertumbuhan ekonomi Surabaya mengalami penurunan hingga 70 persen. Lantaran penjualan di pasar mengalami penurunan drastis dan daya beli masyarakat juga mengalami penurunan. 

“Kurang lebih satu tahun saya mencoba untuk hadir di lingkungan pasar pada masa pandemi semu sektor ini terdampak termasuk pasar. Saya korelasikan dengan penurunan perekonomian kota Surabaya hingga tahun 70 persen,” ungkap AH Thony saat sidak ke pasar bunga di Jl. Kayon, Minggu (18/4). 

Thony mengatakan, dari penurunan ini sektor perdagangan pasar tradisional memberikan kontribusi banyak karena disini ini letak perputaran keuangan. Dari dampak pandemi ini para pedagang mengalami kesulitan permodalan.  

“Dari hasil identifikasi saya pada kawan pedagang, mereka mengalami kesulitan permodalan setelah dilanda pandemi. Maka dari itu saya mendorong program pemulihan ekonomi sektor ini bisa menjadi skala prioritas,” kata AH Thony. 

Yang kedua, lanjut Thony, pandemi ini membuat kecenderungan masyarakat untuk berbelanja online, yang dibeli pun diluar pasar di Surabaya. Guna mengangkat perekonomian Surabaya perlunya peran Pemkot Surabaya dalam memfasilitasi masyarakat dan pedagang pasar tradisional ke arah pemasaran digital. “Sistem online ini supaya menjadi perimbangan dan menuju digitalisasi pasar,” terangnya. 

Dengan melihat banyak para pelaku usaha yang muda yang melek teknologi dapat mengajak pedagang lain untuk ikut masuk kedalam pemasaran online. “Kalau ini tidak dilakukan kedepan pasti pedagang pasar tradisional akan tergerus,” kata Thony.

Thony mengatakan, agar pasar tradisional tetap survive di tengah kemajuan teknologi dan perkembangan zaman kedepan para pedagang harus mampu menguasai dua sistem baik sistem online maupun offline. 

“Offline juga penting, jual di pasar perlu dipertahankan, karena untuk kepuasan konsumen dalam memilih dan melihat langsung barangnya dan juga menjadi wisata belanja,” ungkapnya. 

Sementara, Bambang Supriadi salah satu pedagang bunga di pasar Kayon ini mengaku selama pandemi omset penjualan bunganya mengalami penurunan drastis. “Selama pandemi ini sangat jarang pembeli, penjualan sangat sangat menurun,” katanya. 

Dan selama pandemi ini, Bambang mengaku untuk berhan dirinya menggunakan penjualan online baik, media sosial maupun menggunakan website. 

“ Kita antusias dengan era digital ini, diharapkan kedepannya ekonomi kita maju,” katanya. 

Dalam kondisi seperti ini selain semangat untuk mengembalikan kepada kondisi ekonomi seperti semula kehadiran pemerintah sangat diharapkan oleh pelaku usaha pedagang pasar tradisional. Alq

Berita Terbaru

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…