Kerap Dimaki, Agita Bangga Jadi Guru Bagi Siswa Disabilitas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agita Dian Pertiwi saat mengajar siswa dengan kebetuhan khusus. SP/ BLT
Agita Dian Pertiwi saat mengajar siswa dengan kebetuhan khusus. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Berprofesi sebagai guru adalah pekerjaan mulia, karena para guru dituntut untuk dapat memberikan pendidikan kepada generasi penerus. Namun, berbeda dengan profesi yang satu ini, tak banyak orang yang mau menjadi guru pengajar siswa dengan kebetuhan khusus atau disabilitas.

Menjadi guru ataupun pengajar bagi siswa berkebutuhan khusus bukanlah hal mudah. Itu jelas tertera pada label "khusus" atau "luar biasa" yang kerap menjadi kata pelengkap bagi anak ataupun siswa yang terlahir dengan berbedaan. Namun, masih ada beberapa orang yang ingin mengabdikan dirinya demi pendidikan bagi para siswa luar biasa.

Profesi tersebut tak menghalangi tekad Agita Dian Pertiwi mengajar siswa dengan kebutuhan khusus, ia pun semakin membara dan semangat saat mengajar anak berkebutuhan khusus tersebut. Dia mengaku mulai mendalami bidang pendidikan luar biasa sejak tahun 2012. Tepatnya, kala itu  memutuskan untuk mengambil jurusan pendidikan luar biasa sebagai studinya di salah satu perguruan tinggi di Malang.  

Bahkan Agita kerap mendapatkan makian dan dipandang sebelah mata karena profesi tersebut. Namun, cacian atau makian itu tak memutus karirnya untuk menjadi pengajar siswa berkebutuhan khusus. Bahkan, tak sedikit saudaranya yang memandang sinis keputusan muliannya itu.  "Dulu sering banget dikatain "mengko lek ngajar wong idiot maleh katutan idiot" (nanti kalau mengajari anak idiot akan ikut jadi idiot)," tandasnya, dikutip Senin (19/4/2021).

Semua pandangan tersebut ia tepis karena ia sudah bertekad kuat untuk membantu pendidikan para anak dengan kebutuhan khusus. Sebab jika tidak ada yang peduli dengan mereka maka mereka pun tidak akan mendapatkan pendidikan yang layak. Padahal, anak dengan kebutuhan khusus juga memiliki hak yang sama.  

"Memang ada bedanya ngajar anak biasa dengan anak luar biasa. Tapi mereka itu sama saja dengan anak-anak lainnya. Mereka ramah, baik, dan ceria. Tergantung kita seperti apa dalam menyapa mereka," tuturnya.

Menurutnya, rasa yakin dan peduli terhadap sesama berasal dari diri sendiri. Sehingga apa pun keputusan yang diambil akan selalu berujung baik apabila dilakukan dengan keyakinan yang kuat.  "Kalau kita tidak peduli, siapa akan yang peduli. Kalau tidak kita yang memulai, mau menunggu siapa lagi? Selagi kita bias, kenapa tidak?" tutupnya. Dsy14

Berita Terbaru

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat Gelar Pelayanan Publik Terpadu, Pastikan Keamanan Pangan Melalui Forum YASINAN

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumbawa Barat - Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,…

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Hutan Perhutani di Bukit Angel Ponorogo Terbakar 2 Hektar, Petugas Tidak Ada

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 16:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kawasan hutan produktif milik Perhutani di kawasan Bukit Angel, Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, mengalami k…

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional  ‎

Elanno Arka Juara Adu Wani Wali Kota Cup 2026, Bidik Prestasi hingga Tingkat Nasional ‎

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kerja keras dan latihan rutin membuahkan hasil bagi Elanno Arka Mahasura. Atlet muda binaan IBCA BFC MMA Kota Madiun itu sukses m…

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Smartwatch Premium dengan Health Insights Berbasis AI untuk Trail Running, Diving& Kesehatan Preventif

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Galaxy Watch Ultra 2 hadir dengan bodi titanium yang 12 persen lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya, namun dibekali baterai 800 mAh…

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Diduga Kecanduan Judol, Karyawan BUMN di Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 12:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar — Teriakan seorang wanita warga Desa Selopuro, RT 03 RW 03, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, memecahkan sunyinya pagi subuh S…

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Jurgen Klopp Kembali dari Pensiun Setelah Dua Tahun dan Kembali Melatih

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Jurgen Klopp secara resmi kembali melatih, menggantikan Julian Nagelsmann sebagai pelatih timnas Jerman. Mantan pelatih Liverpool itu sudah…