Dana Renovasi Tak Ada, Murid MAN 2 Malang Belajar Daring

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Malang yang rusak akibat gempa.
Gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Malang yang rusak akibat gempa.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Pasca gempa Malang yang terjadi sebelumnya, kerusakan bangunan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Malang hingga kini masih belum diperbaiki. Pasalnya, dana yang digunakan untuk merenovasi tidak ada.

Kepala Sekolah MAN 2 Turen Malang, Sama’i menjelaskan, gempa bumi yang terjadi kala itu membuat 10 ruangan kelas MAN 2 Malang alami kerusakan. Dinding serta atap bangunan rusak karena getaran gempa. Kerusakan banyak terjadi di lantai dua bangunan sekolah.

“Untuk merenovasi bangunan kelas ini butuh dana setidaknya Rp 1,8 miliar,” tegas Sama’i, Senin (19/4).

Alhasil, kegiatan belajar mengajar di sekolah Islam tersebut masih tertunda.

“Pembelajaran masih dilakukan secara daring. Seluruh siswa tetap belajar di rumah,” ungkapnya.

Sama’i hanya bisa menunggu bantuan renovasi sekolah. “Masih belum tahu anggarannya darimana masih proses pembicaraan. Sekarang saya masih mencoba mengajukan anggaran. Ini masih pendataan dari pemerintah,” kata Sama’i.

Guna membersihkan puing-puing kerusakan bangunan, Sama’i menuturkan para guru MAN 2 Malang secara sukarela melakukan kerja bakti. Kegiatan itu dilakukan setelah pembelajaran secara daring.

“Setiap hari guru masuk dan membersihkan ruang kelas juga. Kerja bakti dari lantai atas,” terang Sama’i.

Sama’i mengkiaskan pihaknya hanya bisa pasrah menunggu perbaikan bangunan kelas. Jika kerusakan tak kunjung diperbaiki, para siswa MAN 2 Malang tetap belajar secara online. Total peserta didik di MAN 2 Malang sebanyak 504 siswa. “Kalau tidak kunjung direnovasi kami terpaksa daring lagi,” pungkasnya.

 

 

Berita Terbaru

Kinerja APBN Mojokerto Raya Terjaga Baik Ditengah Guncangan Ekonomi Global

Kinerja APBN Mojokerto Raya Terjaga Baik Ditengah Guncangan Ekonomi Global

Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 10:25 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kondisi carut marut perekonomian global dampak dari perang di timur tengah tak membuat kinerja APBN Mojokerto Raya…

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK!  ‎

KPK Periksa Pengembang hingga Kadis DPMPTSP, Sumarno: Tanya ke KPK! ‎

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah pengembang dan pengurus STIKes dalam kasus dugaan pemerasan yang…

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…