Jual Beli Tanah Seluas 7,2 ha

Notaris Olivia Didakwa Gelapkan Rp 38 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terdakwa Olivia Sherline Wiratno saat mendengar dakwaan JPU di PN Surabaya, Selasa (20/4). SP/Budi Mulyono
Terdakwa Olivia Sherline Wiratno saat mendengar dakwaan JPU di PN Surabaya, Selasa (20/4). SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Notaris Olivia Sherline Wiratno, didakwa telah melakukan tindak pidana penipuan atas tanah seluas total 7,2 hektar senilai Rp 38 miliar di kawasan Gunung Anyar Tambak, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Harwiadi dari Kejari Surabaya.

Dalam surat dakwaan JPU diceritakan kronologis perbuatan terdakwa Olivia bersama Lukman Dalton (berkas terpisah). Awalnya tahun 2016 saksi korban Hendra Thiemailattu ditawari sebidang tanah oleh saksi Alek Chandra.

"Saksi Alex mengatakan Lukman Dalton akan menjual tanah di Gunung Anyar seluas 29.400 M2, bukti SHM atas nama Lukman," kata JPU Harwiadi di PN Surabaya, Selasa (20/4).

Selanjutnya, kata JPU, saksi Alek kemudian mempertemukan Hendra dan Lukman di Kantor Notaris Olivia Sherline jalan Pasar Kembang 26-A Surabaya.

"Karena tertarik, kemudian terjadilah negosiasi. Saksi Hendra diminta terdakwa Lukman membayar Rp 14,5 miliar termasuk biaya notaris," lanjutnya.

Setelah terjadi kesepakatan, JPU menambahkan, saksi Hendra lalu membayar dengan cek senilai 14.5 miliar." Cek tersebut diterima oleh terdakwa dan SHM telah balik nama atas nama Hendra Thiemailattu," imbuhnya.

Lebih lanjut, pada bulan Mei 2017 saksi Hendra ditawari kembali oleh saksi Alek, terdakwa Lukman menjual tanahnya di daerah Gunung Anyar Tambak, seluas 42.000 M2, SHM, dengan harga 25 Miliar.

"Saksi Hendra lalu membayar dengan cek Rp 5,5 Miliar, dan sisanya 20 Miliar dibayar Hendra dengan asetnya juga di Gunung Anyar," terang JPU.

Namun, saat saksi Hendra ingin menjual asetnya yakni sebidang tanah di Gunung Anyar, calon pembeli yang mengecek lokasi, mengatakan jika gambar SHM dengan lokasi tidak cocok.

"Hendra akhirnya komplain ke Lukman. Tetapi dengan tipu muslihatnya, Lukman mengatakan akan mengganti tanah di lokasi Trosobo Sidoarjo sebanyak 12 SHM, yang diakui milik Lukman. Kemudian disepakati harga 49,8 Miliar. Saksi Hendra tinggal membayar 34 Miliar," bebernya.

Atas pembelian tanah tersebut, Olivia menyampaikan kepada saksi Hendra seluruh SHM telah dibuatkan akta jual beli dan balik nama atas nama saksi Hendra."Setelah itu, seluruh SHM diberikan kepada saksi Hendra,"ujarnya.

Baru pada Maret 2019, kata JPU, barulah diketahui jika seluruh SHM yang diterima saksi Hendra adalah palsu. Ternyata, saksi Lukman Dalton tidak mempunyai tanah-tanah tersebut.

"Bahwa uang yang sudah diberikan kepada terdakwa telah dipergunakan untuk kepentingan pribadinya," imbuhnya.

Atas perbuatannya, terdakwa Olivia dianggap melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 378 KUHP dan 372 KUHP Jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo. pasal 64 ayat (1) KUHP.

Usai mendengar dakwaan JPU, saat diminta tanggapannya, terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya, Anut Pranajaya, berencana mengajukan keberatan (eksepsi)." Kami mengajukan eksepsi Yang Mulia," ujar Anut saat ditanya ketua majelis hakim R. Yoes Hartyarso. nbd

 

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…