Hilang 3 Hari, Balita di Sumenep Ditemukan Tewas dalam Sumur Mati

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi mengevakuasi jenazah korban.
Polisi mengevakuasi jenazah korban.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Hilang sejak 3 hari sebelumnya, balita asal Desa Tambaagung Ares kecamatan Ambunten Sumenep ditemukan tewas terbungkus karung bekas di sumur mati di Desa Ambunten Tengah, Rabu (21/4).

Selvy Nur Indahsarim putri pasangan pasangan suami istri (pasutri) almarhum Abd Ghani dan Hamidah itu dinyatakan hilang sejak Minggu (18/4) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

“Saya dapat informasi dari anggota ada penemuan mayat. Setelah itu saya cek, rupanya benar,” ungkap Kapolsek Ambunten, AKP Junaidi.

Ditambahkan, mayat tersebut kemudian diangkat dan dilakukan pengecekan, disaksikan masyarakat setempat. Berdasarkan ciri-cirinya, mengarah terhadap bocah yang beberapa hari lalu dilaporkan hilang.

“Sebagian masyarakat sudah menyaksikan dari ciri-ciri itu, adalah mayat bocah itu adalah yang kita cari,” imbuhnya.

Junaidi menambahkan, mayat bocah tak berdosa itu ditemukan di salah satu sumur di Dusun Pandan, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten. “Di sumur mati, dalam kondisi terbungkus karung,” bebernya.

Jika dihitung jarak lokasi penemuannya, lanjut Junaidi, berkisar antara dua sampai tiga kilometer dari rumah korban. “Sudah beda desa,” ucapnya.

Proses evakuasi penemuan bocah perempuan bernama Selvy Nur Indahsari berusia 4 tahun asal Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, di dalam kondisi tak bernyawa terbungkus karung bekas.

 

 

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…