Sulap Limbah Kayu Jadi Vas Bunga Cantik Bernilai Tinggi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dika Yuli Asmar mengecat vas bunga dari limbah kayu miliknya. SP/ TLG
Dika Yuli Asmar mengecat vas bunga dari limbah kayu miliknya. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Limbah kayu, pastinya sebagian orang menganggap barang tersebut tak bisa dimanfaatkan lagi sehingga hanya cocok digunakan sebagai kayu bakar saja. Namun, di pandemi Covid-19 seperti saat ini dimanfaatkan oleh Dika Yuli Asmara yang mengubah limbah kayu menjadi vas bunga yang cantik dan bernilai tinggi sebagai pajangan di rumah.

Awal mula Dika berbisnis vas bunga dari limbah kayu tersebut ketika ibu temannya membeli vas bunga dari kayu di salah satu toko di Tulungagung dan mengetahui harganya untuk ukuran kecil seharga Rp 300 ribu, sedangkan yang besar mencapai Rp 700 ribu. Ditambahkan, saat itu toko di Trenggalek masih belum banyak yang memproduksi vas bunga kayu tersebut.

Alasan Dika memilih menggunakan bahan kayu bekas karena dia merasa miris akan banyaknya limbah kayu yang berserakan. Selain itu, harganya pasti lebih murah ketimbang papan kayu jadi siap jual. Setelah bahan baku didapat, dirinya melakukan berbagai proses. Seperti menghaluskan, menggergaji, mengelem, hingga membentuknya sebagain kerangka vas bunga.

Setelah proses pembuatan vas bunga dari limbah kayu tersebut selesai, selanjutnya diisi bunga untuk dipajang di ruang tamu. Juga difoto dan diunggah di medsos mikiknya. Ternyata tetangga dan kerabat lainnya ketika melihat kerajinan buatannya banyak yang suka dan meminta untuk dibuatkan. Alasannya, selain harganya yang lebih murah daripada beli di toko, kualitas yang dihasilkan juga sepadan.

Menurut Dika, ia tidak terlalu mempromosikan produknya, justru beberapa tetangga atau kerabat yang membelilah yang mem-posting-nya di medsos masing-masing. Sehingga itu bisa sebagai promosi gratis. Dari situ banyak pesanan yang datang kepadanya.

"Saya kaget. Sebab, belum ada tiga bulan memulai, kerajinan ini sudah banyak dipesan. Bahkan kala itu jika dihitung dalam satu bulan ada 40 pesanan," imbuhnya, Kamis (22/4/2021).

Untuk pelanggannya, ada yang berasal dari luar kota seperti Ponorogo, Surabaya, Tangerang, dan sebagainya. Juga luar pulai seperti Kalimatan, Sulawesi, dan Maluku. Bahkan, ada orang yang kerja ke luar negeri yang membawanya sebagai oleh-oleh majikan di luar negeri sana.

"Memang ketika pandemi ini pesanan kerajinan saja ini turun drastis. Kendati demikian, masih cukup karena rata-rata ada 10 pesanan tiap bulan. Sedangkan untuk harganya tidak mahal-mahal, sekitar Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu," jelasnya. Dsy9

Berita Terbaru

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Hari Pertama Penerapan WFH, Pemkot Surabaya Tegaskan Pantau ASN Lewat Aplikasi ‘Kantorku’

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Di hari pertama penerapan  work from home (WFH) pada Jumat (10/04/2026), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tetap …

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Satgas MBG Trenggalek Bakal Beri Sanksi Suspend, Jika SPPG Abaikan Standar Standar Kualitas

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Trenggalek dengan tegas menyatakan bahwa seluruh Satuan Pelayanan…

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Satreskrim Polres Blitar Kota Bekuk Pengedar Uang Palsu Lembaran Rp100 Ribuan

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Akhirnya Satreskrim berhasil bekuk pria berusia 50 tahun yang di duga pengedar uang palsu. Ditangkapnya seorang Pria setengah baya…

Bupati Subandi Sidoarjo Sidak RTLH, Serta Beri Bantuan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Bupati Subandi Sidoarjo Sidak RTLH, Serta Beri Bantuan Kursi Roda Warga Tak Mampu

Senin, 13 Apr 2026 14:56 WIB

Senin, 13 Apr 2026 14:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, didampingi Dinas Sosial berkunjung ke Kecamatan Taman, untuk melihat secara langsung keberadaan warga …