Eksis Berbisnis Tote Bag Kekinian dengan Teknik Sulam Sashiko

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yajna Aden Awenilla Azhary saat mengerjakan sulaman sashiko. SP/ TLG
Yajna Aden Awenilla Azhary saat mengerjakan sulaman sashiko. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Saat pandemi Covid-19 mulai melanda Tulungagung, banyak sekolah yang diliburkan membuat Yajna Aden Awenilla Azhary yang merupakan seorang crafter (pembuat kerajinan) sulam sashiko memproduksi tote bag kekinian dan menggabungkannya dengan teknik sulam sashiko untuk mengisi waktu luangnya. Sulam sashiko merupakan salah satu teknik menjahit yang berasal dari negeri Sakura, Jepang.

Yajna Aden Awenilla Azhary yang kerap disapa Aden ini pun iseng mulai belajar menjahit karena tidak memiliki kesibukan apa pun selama di rumah, lagi. Bermula dari keinginannya untuk memiliki tas tangan (tote bag) kekinian, dia pun mencoba untuk membuat sendiri.

Karena rata-rata tote bag hanya memiliki gambar yang berasal dari sablon, dia pun mencoba memadukan dengan teknik sulam sashiko. Selain lebih menarik, teknik sulam ini relatif mudah untuk diaplikasikan. “Dari situ, hasil yang saya buat coba saya posting di media sosial, rupanya banyak sekali yang merespons positif. Terutama dari teman-teman saya,” terang dara 17 tahun ini.

Meskipun dunia menjahit dan crafter bukan hal baru baginya, terjun dalam bisnis semacam ini juga menjadi tantangan baru baginya. Sebab, dibutuhkan ketelitian dan ketelatenan untuk dapat menyelesaikan satu buah gambar sulaman. Sementara untuk referensi gambar, dia memanfaatkan media sosial Pinterest.

Aden mampu memproduksi 15 hingga 20 gambar untuk sulam sashiko dalam sehari. Ini tergantung dari tingkat kerumitan dan detail gambar yang dibuat. Tak hanya memproduksi tote bag, dia juga memproduksi masker kain dengan teknik sulam sashiko. Selain itu, masker bukan lagi hanya sebatas kebutuhan, melainkan fashion item untuk mempermanis penampilan.

Sedangkan mengenai pemasaran, Aden mengaku sejauh ini hanya memanfaatkan media sosial seperti WhatsApp untuk promosi. Namun, tote bag buatannya telah dilirik oleh pasar lokal dan luar kota. “Beberapa waktu lalu ada pesanan dari Semarang juga. Kemudian lokal Tulungagung sini juga banyak. Alhamdulillah,” imbuhnya, Jumat (23/4/2021).

Sementara itu Aden berharap kedepannya nanti ia ingin mengembangkan sulam sashiko pada media lain. Seperti clutch atau dompet tangan, bucket hat, hingga kotak pensil. “Karena hanya mengandalkan teknik sulam dan menggunakan benang maka, apa pun yang berbahan kain sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk media produksi,” tandasnya. Dsy5

Berita Terbaru

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Selangkah Lagi! Program ATM Beras Tahun 2026 Siap Beroperasi Tiga Hari Lagi

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri akan kembali mendistribusikan bantuan beras kepada masyarakat melalui ATM Beras pada Kamis (16/4).…

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Pemkot Kediri Terapkan Skema WFH 40 Persen ASN, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Optimal

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

Senin, 13 Apr 2026 23:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat, mulai…

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

KPK Dalami Relasi dengan Maidi, Faizal Rachman: Saya Hanya Jawab yang Saya Tahu

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 13 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Faizal Rachman, pengusaha Event Organizer  yang diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku hanya dimintai keterangan t…

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Merawat Harapan di Hari Kartini, Srikandi PLN Kembali Gelar Posyandu Disabilitas di Malang

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Malang — Dalam rangka menyambut Hari Kartini, Srikandi PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Malang berkolaborasi dengan Yayasan Bersama Anak Bangsa …

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

DBMCKTR: Menunggu Penghitungan Retribusi, Izin PBG Perum Grand Zam-Zam Segera Terbit

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandeng Lele melontarkan kritik keras terhadap kinerja pihak-pihak terkait, dalam penanganan dugaan…

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

Senin, 13 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti program terbaru Presiden Prabowo Subianto terkait Sekolah Rakyat (SR), saat ini untuk progres pembangunan Sekolah…