Youtuber China yang Memikat Dunia Lewat Pemandangan Alam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Li Ziqi yang tengah memasak dengan nuasa alam bebas. SP/ CH
Li Ziqi yang tengah memasak dengan nuasa alam bebas. SP/ CH

i

SURABAYAPAGI.com, China - Li Ziqi yang merupakan youtuber asal China ini mulai dikenal lewat akun Weibo miliknya yang selalu menampilkan video yang memikat perhatian dunia dimana lantaran menceritakan kehidupan sehari-hari warga pedesaan di provinsi Sichuan, Cina.

Dalam video yang diunggahnya di youtube banyak menampilkan pemandangan indah desanya. Deretan pengunungan dengan kabutnya, hutan dengan keindahan pohon berbunga, pekarangan penuh mawar dan sayur-mayur, serta peternakan kecil di rumahnya, Jumat (23/4/2021).

Sejak kecil Li Ziqi tinggal bersama kakek neneknya. Kedua orangtuanya meninggalkan Ziqi dan adiknya. Ketika SD, kakeknya meninggal meninggal dunia. Ia pun akhirnya hidup bersama neneknya. Memiliki keluarga yang serba kekurangan membuat Li Ziqi terpaksa bekerja keras mulai dari pelayan hingga pekerjaan sebagai DJ pun dikerjakan olehnya. YouTube memberikan jalan terbaik bagi dirinya. Sekarang Li Ziqi hanya tinggal memetik jerih kerja kerasnya. 

Li Ziqi pandai dalam memasak makanan tradisional Tiongkok. Li Ziqi belajar dari mendiang kakeknya sewaktu kecil. Berbagai olahan makanan Tiongkok dari mi, bebek, daging sapi, kepiting ia buat dengan bahan-bahan alami. Keunggulannya dalam memasak pun membuatnya dijuluki Food Blogger. 

Salah satu contoh dalam kreativitasnya membuat sebuah konten adalah saat wanita 29 tahun ini memetik bunga sambil menaiki kuda dengan mantel warna merah, mengingatkan pada kisah film fantasi Red Riding Hood (2011).

Meski memiliki kemampuan untuk bisa menampilkan kualitas sinematik, pengetahuan mendalam Li Ziqi tentang makanan, alam, dan budaya tradisional China lebih membuat penonton terkesan.

Semua gaya hidup Li Ziqi bisa dibilang kuno dan masih sangat tradisional. Berikut fakta tentang Li Ziqi, yuk langsung disimak saja!

Video Li menggambarkan dia dan neneknya menjalani kehidupan mereka di rumah yang sederhana. Dia sering terlihat menyiapkan makanan yang rumit untuk neneknya menggunakan bahan-bahan dasar di hutan dengan teknik tradisional. 

"Aku hanya ingin orang di kota tahu darimana makanan mereka berasal. Seorang teman yang seorang guru pernah mengatakan padaku tentang beberapa siswa yang berpikir bahwa beras tumbuh dari pohon. Jadi aku ingin anak-anak di kota tahu dari mana makanan mereka berasal."

Li Ziqi tak hanya belajar meemasak, dirinya juga diajakartanya untuk membuat berbagai macam kerajinan juga dari mendiang kakeknya seperti keranjang bambu, memancing, menanam sayur, ataupun kerajinan berbahan dasar kayu. Dsy2

 

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…